Rabu, 3 Juni 2026

Hadapi Libur Nataru, Indosat Perkuat Ribuan Site Jaringan di Jawa Barat

Indosat memastikan kesiapan penuh jaringan telekomunikasi di Jawa Barat dalam menghadapi lonjakan trafik data selama Nataru

Tayang:
Tribun Jabar/Putri Puspita Nilawati
INDOSAT - Media update bersama SVP Head of Region West Java Indosat Ooredoo Hutchison, Mgs Moh Ali Safitri dan tim Indosat mengenai kesiapan Nataru di Bandung 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID. BANDUNG  – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memastikan kesiapan penuh jaringan telekomunikasi di Jawa Barat dalam menghadapi lonjakan trafik data selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). 

Peningkatan mobilitas masyarakat yang signifikan selama masa liburan menjadi perhatian utama, khususnya di wilayah Bandung Raya yang setiap tahunnya mencatat kenaikan trafik cukup tinggi.


SVP Head of Region West Java Indosat Ooredoo Hutchison, Mgs Moh Ali Safitri mengungkapkan bahwa berdasarkan tren tahun-tahun sebelumnya, trafik data di Bandung saat musim liburan meningkat hingga 18 persen. 

Angka tersebut dinilai cukup besar dan memerlukan persiapan jaringan yang matang agar layanan kepada pelanggan tetap optimal.

Baca juga: UMKM Binaan Indosat Ini Jadi Rujukan Warga untuk Aktivasi JKN

“Momentum Natal dan Tahun Baru adalah tugas besar bagi kami. Kami harus memastikan layanan tetap nyaman, aman, dan tidak terputus. Apalagi Bandung menjadi salah satu destinasi utama wisatawan,” ujar Ali saat media update, Jumat (19/12/2025).

Ali memaparkan saat ini, Indosat mengoperasikan sekitar 4.580 site jaringan di Jawa Barat, yang mencakup wilayah-wilayah utama, meski belum sepenuhnya termasuk seluruh kabupaten/kota karena sebagian area masuk ke regional Jakarta Raya. 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 879 site telah berteknologi 5G, yang tersebar di Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bandung Barat, dengan cakupan 28 kecamatan.

Ali mengakui bahwa penetrasi perangkat 5G di jaringan Indosat saat ini masih berada di kisaran 10 persen. 

Namun demikian, Indosat tetap berkomitmen melakukan investasi jaringan 5G karena teknologi ini tidak hanya menghadirkan kecepatan tinggi, tetapi juga kenyamanan dan keamanan layanan.

“5G bukan sekadar soal kecepatan 120 hingga 200 Mbps, yang lebih penting adalah pengalaman pelanggan, termasuk keamanan. Kami mengintegrasikan teknologi AI dalam jaringan untuk menghadirkan fitur anti-scam dan anti-spam,” jelasnya.

Fitur keamanan berbasis kecerdasan buatan tersebut memungkinkan pelanggan mendapatkan peringatan otomatis saat menerima panggilan terindikasi penipuan, yang dapat diaktifkan melalui aplikasi myIM3.

Untuk mendukung kebutuhan komunikasi pelanggan selama Nataru, Indosat juga menghadirkan berbagai paket data khusus dengan harga terjangkau. 

Baca juga: Koneksi Internet Indosat Stabil, Bantu Neduh Kopi Perluas Jejaring Konsumen

Di sisi infrastruktur, Indosat memprediksi peningkatan trafik data selama masa liburan dapat mencapai 849 TB per hari di Jawa Barat. 

Untuk mengantisipasi hal tersebut, tim teknis telah melakukan capacity forecasting, penguatan jaringan, serta full network readiness.

“Kami menyiagakan Network Operation Center selama 24 jam, baik di Jawa Barat maupun di tingkat nasional, agar setiap potensi gangguan bisa segera ditangani,” kata Ali.

Indosat juga melakukan upgrade kapasitas pada 257 site, serta optimalisasi hampir 700 site 4G di Kota Bandung dengan konfigurasi penuh. 

Selain itu, terdapat penambahan 287 site baru di berbagai wilayah Jawa Barat, dengan fokus utama di Tasikmalaya, Garut, Bandung Barat, Subang, dan Purwakarta.

Tidak hanya itu, Indosat memperkuat jalur transport jaringan berbasis fiber optik pada 10 segmen utama untuk menghindari bottleneck. 

Tim teknis juga melakukan drive test di jalur-jalur mudik dan wisata, termasuk Pantura dan jalur selatan Jawa Barat. 

Sebagai langkah antisipatif, Indosat menyiapkan tiga BTS mobile di titik-titik jalur mudik yang bersifat temporer.

Berdasarkan analisis Indosat, wilayah dengan peningkatan trafik tertinggi selama masa liburan meliputi Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Garut, Bandung Barat, dan Indramayu, dengan kenaikan rata-rata mencapai 18,6 persen. 

Aplikasi yang paling banyak diakses tetap didominasi oleh TikTok, Instagram, WhatsApp, YouTube, dan Facebook.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved