Rekomendasi Vitamin Ibu Hamil Lengkap Lancarkan Lahiran
Vitamin ibu hamil perlu dikonsumsi oleh Moms saat masa kehamilan agar kebutuhan nutrisi ibu hamil tercukupi
TRIBUNJABAR.ID,- Vitamin ibu hamil perlu dikonsumsi oleh Moms saat masa kehamilan agar kebutuhan nutrisi ibu hamil tercukupi.
Suplemen ini juga penting untuk janin agar bisa tumbuh dan berkembang menjadi bayi yang sehat.
Saat masa kehamilan, Moms memerlukan lebih banyak asupan nutrisi guna memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil dan janin dalam kandungan.
Terdapat sejumlah vitamin yang perlu dikonsumsi oleh ibu hamil, contohnya asam folat, kalsium, zat besi, dan vitamin D.
Asupan makanan saja belum tentu memenuhi kebutuhan Moms akan nutrisi tersebut, vitamin ibu hamil bisa digunakan dalam membantu melengkapi nutrisi yang dibutuhkan.
Dengan begitu, Moms mampu memelihara kesehatan janin yang ada di dalam kandungan.
Nutrisi Ibu Hamil yang Sebaiknya Dikonsumsi
1. Asam Folat (Vitamin B9)
Ibu hamil perlu tercukupi kebutuhan asam folatnya agar bisa mencegah cacat pada sistem saraf bayi (neural tube defect – NTD).
NTD biasanya akan mulai berkembang di 28 hari pertama setelah proses pembuahan, namun banyak busui yang tidak menyadari bahwa ia sedang hamil pada masa ini.
Maka dari itu, untuk Moms yang telah merencanakan kehamilan perlu memenuhi kebutuhan asam folat sekitar 400–800 mikrogram setiap harinya.
Susu untuk ibu hamil yang biasanya sering ditemui dipasaran sudah mengandung asam folat. Namun, untuk Moms yang tidak meminumnya bisa mencoba mengonsumsi makanan ibu hamil dengan asam folat.
Sayuran hijau, kacang-kacangan, sereal gandum, dan jeruk mengandung asam folat yang bermanfaat bagi kandungan.
2. Zat Besi (Fe)
Moms perlu mencukupi kebutuhan akan zat besi karena oksigen yang dialirkan ke semua bagian tubuh dibawa oleh sel darah merah.
Zat besi inilah yang berfungsi membentuk sel-sel darah merah. Apabila kekurangan zat besi, Moms akan terkena anemia yang menyebabkan Moms jadi mudah lelah, pusing, lemah, dan pucat.
Tidak hanya itu, kandungan zat besi juga penting bagi janin dalam mendukung pertumbuhannya. Kekurangan zat besi pada janin bisa berisiko membuatnya terkena anemia saat lahir.
Selain itu, risiko Si Kecil lahir prematur dan berat badan rendah pun semakin meningkat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Rekomendasi-Vitamin-Ibu-Hamil-Lengkap-Lancarkan-Lahiran.jpg)