Kamis, 9 April 2026

Penanganan Covid 19

Tiga Organisasi PBB Sumbang Ventilator untuk Indonesia

Pengiriman pertama ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan perawatan kepada mereka yang paling membutuhkan

Editor: Adityas Annas Azhari
Istimewa
United Nations Develepment Programme adalah organisasi PBB yang berjuang untuk mengakhiri kemiskinan, ketimpangan dan perubahan iklim 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA – Pengiriman ventilator pertama yang diadakan oleh Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) tiba di Jakarta, Senin (1/6/2020). Pengiriman ini adalah bagian dari upaya bersama oleh tiga organisasi PBB untuk memberikan bantuan kepada Pemerintah Indonesia untuk menanggulangi Covid-19.

UNDP, WHO ,dan IOM akan menyediakan total 33 ventilator selama empat minggu dengan perkiraan biaya 762.460 dolar AS. WHO akan berkontribusi 27 ventilator didukung melalui kemitraan dengan Pemerintah Jepang, dan masing-masing tiga dari IOM dan UNDP. Operasi pengadaan logistik dilakukan oleh UNDP.

Pengiriman pertama yang mencakup dua ventilator masing-masing dari WHO dan IOM dan satu dari UNDP akan diserahkan ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Ventilator akan dikirim ke fasilitas kesehatan yang sangat membutuhkan di seluruh Indonesia.

“Dampak pandemi Covid-19 di Indonesia membutuhkan dukungan dan kemitraan semua pihak. Peralatan medis, yang dibeli oleh UNDP sebagai bagian dari inisiatif bersama dengan WHO dan IOM, akan membantu mengatasi salah satu kebutuhan yang paling mendesak dan akan memberikan perawatan kesehatan vital bagi para korban Covid-19,” kata Kepala Perwakilan UNDP, Christophe Bahuet dalam rilis resmi yang diterima Tribun Jabar, Senin (1/6) malam.

Sebagai tambahan, UNDP bersama sistem pembangunan PBB akan mengintensifkan dukungannya untuk membantu mengatasi dampak sosio ekonomi pandemi pada masyarakat Indonesia dan mempersiapkan pemulihan hijau berkelanjutan dalam kemitraan erat dengan Pemerintah RI.

“Pengiriman pertama ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan perawatan kepada mereka yang paling membutuhkan dan untuk memastikan tidak ada seorang pun yang tertinggal, ” kata Bahuet.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved