Selasa, 7 April 2026

Bank Mandiri Gandeng Yogya Grup Perluas Layanan Penjualan E-Money

Melalui kerjasama ini, Yogya Grup akan menjadi retailer Bank Mandiri yang dapat memberikan layanan penjualan e-money, top up e-money dan . . .

Penulis: Siti Fatimah | Editor: Dedy Herdiana
TRIBUN JABAR/SITI FATIMAH
Regional CEO Bank Mandiri Wilayah Jawa Barat Iman Gunawan (tengah), bersama Manajemen Yogya Grup pada acara penandatangan kerjasama di Grand Yogya Kepatihan, Jumat (3/11/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.CO.ID, BANDUNG – Bank Mandiri menggandeng Yogya Grup untuk memperluas layanan penjualan e-money. Melalui kerjasama ini, Yogya Grup akan menjadi retailer Bank Mandiri yang dapat memberikan layanan penjualan e-money, top up e-money dan belanja dengan mandiri e-money.

Penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan oleh Regional CEO Bank Mandiri Wilayah Jawa Barat Iman Gunawan dan Managing Director Yogya Grup Iwan Setiadi di Grand Yogya Kepatihan,  Kota Bandung, Jumat (3/11/2017).

Menurut Iman, kerjasama dengan Yogya Grup ini merupakan upaya untuk memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat. Langkah ini juga dapat memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi pembelian e-money, top u e-money dan belanja dengan mandiri e-money.

Baca: Dies Natalis Ke-60, Unpad Gelar Sepeda Santai Juga Dewi Gita dan Java Jive Siap Menghibur

“Lewat kerjasama dengan Yogya Group, kami ingin masyarakat dapat lebih mudah dan nyaman melakukan transaksi perbankan. Inovasi ini juga diharapkan dapat memperluas akses layanan keuangan kepada seluruh lapisan masyarakat,” kata Iman.

Mandiri e-money adalah kartu prabayar multifungsi yang menggunakan teknologi RFID (Radio Frequency Identification) yang mampu melakukan transaksi dengan lebih cepat dan nyaman hanya dengan melakukan tapping.


Hingga September 2017, kartu pra bayar berlogo e-money yang telah diterbitkan oleh Bank Mandiri sebanyak 10,82 juta kartu dengan rerata transaksi bulanan lebih dari 39 Juta transaksi, dan nilai transaksi finansial mencapai lebih dari Rp 417,8 miliar per bulan.

Saat ini, kartu prabayar berlogo e-money dapat digunakan untuk melakukan transaksi di lebih dari 55 ribu merchant dengan jumlah outlet sebanyak lebih dari 68 ribu unit di seluruh Indonesia, seperti pada sektor transportasi (tol, parkir, kereta dan busway), merchant retail, merchant kuliner dan theme park

Adapun Yogya Dept. Store merupakan salah satu retail merchant yang terbesar di kawasan Bandung dan sekitarnya dengan jumlah outlet sebanyak lebih dari 80 outlet yang tersebar di Jawa Barat & Jawa tengah.

Manajer Public Relations Yogya Group Henri Hendarta mengatakan pihaknya sudah mengetahui pemerintah menetapkan penggunaan uang elektronik untuk jalan tol. Aturan ini sebagai bagian dari Program Pemerintah Gerakan Nasional Non Tunai. Cara ini juga untuk membiasakan masyarakat menggunakan non tunai dalam aktivitas bertransaksi.

"Kami turut mendukung program pemerintah, seperti gerakan nasional non tunai. Saat ini semua semua serba digital, kemajuan teknologi informasi salah satunya adalah penggunaan uang elektronik," katanya.

Penggunaan non tunai memiliki keuntungan diantaranya memberikan
kemudahan dan pelayanan optimal kepada masyarakat. Selama ini masyarakat sudah mengenal penggunaan non tunai yakni menggunakan kartu ATM dan kartu kredit. Adanya e-money diharapkan masyarakat akan terbiasa bertransaksi menggunakan uang elektronik di luar dua kartu tersebut.

Ia menambahkan, untuk tahap awal uang elektronik dari Bank Mandiri ini akan tersedia di 30 gerai Yogya Group yang berada di berbagai wilayah di Jawa Barat. (*/Adv)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved