Minggu, 17 Mei 2026

59 Tahun Kecap Cap Anggur Menjadi "Nyawa" Kuliner Bandung

Seng Lie Perusahaan Kecap Cap Anggur menjaga eksistensi selama hampir enam dekade atau hampir 59 tahun

Tayang:
Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Dok Kecap Cap Anggur
KECAP CAP ANGGUR - Kecap Cap Anggur telah membuktikan diri bukan sekadar pelengkap di atas meja makan, melainkan penentu 'nyawa' kuliner Kota Bandung selama hampir 59 tahun. 

"Bagi masyarakat Bandung, kecap ini membawa dimensi emosional yang mendalam. Kecap Cap Anggur hadir sebagai rasa yang diingat anak-anak saat menyantap nasi goreng buatan ibu mereka, sekaligus rasa yang tetap dicari ketika mereka telah dewasa.
Dalam perjalanannya selama hampir enam dekade, peran utama merek ini adalah menjadi standar 'rasa sayang' di meja makan keluarga. Rasa manis otentik yang dihadirkan terbukti mampu merawat kehangatan kota Bandung, menghubungkan kenangan masa lalu dengan meja makan modern saat ini," jelasnya.

Karena itulah,  Kecap Cap Anggur menjaga keaslian resepnya agar tetap relevan dan terus menjadi penentu bagi identitas kuliner Bandung yang kian berkembang.

Pihaknya memiliki strategi utama yakni menolak jalan pintas.

"Kami menjaga keaslian resep dengan tetap setia pada proses dan bahan baku yang terus dijaga kualitasnya. Agar tetap relevan, kami
melakukan modernisasi pada sistem kontrol kualitas dan pengemasan, namun tidak pernah menyentuh formula dasarnya. Bagi kami, relevansi bukan berarti mengikuti tren rasa yang berubah-ubah, melainkan menjadi standar rasa yang kokoh di tengah perkembangan kuliner Bandung yang kian dinamis," tegas Meirza.

Menyikap trend yang berkembang saat ini, Kecap Cap Anggur tetap melalukan inovas namun tetap berpegang pada  tradisi agar di masa depan tetap menjadi favorit lintas generasi.

Ia percaya bahwa dengan menjaga tradisi sebagai suatu standar kualitas yang tak tergoyahkan, sedangkan inovasi adalah alat untuk beradaptasi. Inovasi masa depan Cap Anggur bertujuan untuk memastikan bahwa resep warisan 59 tahun ini dapat dinikmati secara lebih luas melalui sistem distribusi modern dan varian produk yang menjawab kebutuhan pasar tanpa meninggalkan karakter rasa
otentiknya.

"Tradisi memastikan kami tetap dipercaya oleh generasi tua, sementara inovasi memastikan kami tetap dicintai oleh generasi muda," katanya.

Karena itulah, pihaknya berkomitmen memasuka dekade ke-6 ini untuk memastikan kuliner bandung tetap hidup selamanya.

KECAP CAP ANGGUR - Kecap Cap Anggur telah membuktikan diri bukan sekadar pelengkap di atas meja makan, melainkan penentu 'nyawa' kuliner Kota Bandung selama hampir 59 tahun.
KECAP CAP ANGGUR - Kecap Cap Anggur telah membuktikan diri bukan sekadar pelengkap di atas meja makan, melainkan penentu 'nyawa' kuliner Kota Bandung selama hampir 59 tahun. (Tribun Jabar/Dok Kecap Cap Anggur)

Memasuki dekade keenam, pihkanya berkomitmen menjadi pilar pendukung ekosistem kuliner lokal yang berkelanjutan.

Selain itu, Ia memastikan kuliner Bandung tetap hidup dengan memperkuat kolaborasi bersama para pedagang lokal dan memperluas jangkauan distribusi agar kelezatan otentik ini mudah diakses oleh siapa pun.

"Komitmen kami terus menjadi standar kualitas yang dapat diandalkan, sehingga para pahlawan kuliner Bandung dapat terus berkreasi dengan percaya diri menggunakan rasa yang sudah teruji waktu," katanya.

Dengan komitmen tersebut, pihaknya percaya masih banyak pedagang kuliner legendaris di Bandung mengatakan masakan mereka kurang nyawa tanpa Kecap Cap Anggur

Hal ini tentu menjadi suatu kebanggan sendiri, karena sebagai salah satu brand lokal yang dapat memberikan kontribusi
secara langsung untuk menjadi bagian identitas kuliner Bandung.

"Sebab para penikmat kuliner Bandung bukan hanya warga lokal. Pujian tersebut adalah bahan bakar semangat kami untuk terus menjaga kualitas tanpa kompromi," lanjut Meirza.

Ia menambahkan, dengan kepercayaan yang sudah diberikan pelanggan kepada Kecpa Cap Anggur, pihaknya berpesan kalau produk Cap Anggur akan selalu menemani setiap hidangan yang tercipta.

"Terimakasih telah menjadi bagian dari keluarga besar Kecap Cap Anggur. Tetaplah memasak dengan cinta, kami akan selalu ada menemai kesempurnaan hidangan keluarga Indonesia," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved