Ketua DPRD Kota Bandung Dorong Pelayanan Kesehatan Terus Bertranformasi
Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi mendorong agar pelayanan kesehatan terus bertransformasi
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Siti Fatimah
Ringkasan Berita:
- Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi mendorong agar pelayanan kesehatan terus bertransformasi dari pendekatan kuratif menuju promotif dan preventif, dengan memperkuat edukasi, deteksi dini, serta pendampingan sejak awal
- Asep menilai peningkatan literasi kesehatan mental juga menjadi hal penting guna menghilangkan stigma terhadap konsultasi psikologis
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua DPRD Kota Bandung, Asep Mulyadi mendorong agar pelayanan kesehatan terus bertransformasi dari pendekatan kuratif menuju promotif dan preventif, dengan memperkuat edukasi, deteksi dini, serta pendampingan sejak awal.
Selain itu, Asep menilai peningkatan literasi kesehatan mental juga menjadi hal penting guna menghilangkan stigma terhadap konsultasi psikologis.
"Pembangunan kesehatan tidak cukup hanya pada aspek fisik, tetapi juga harus memperhatikan ketahanan mental masyarakat. Investasi terbesar sebuah kota adalah pada manusianya," ujar Asep, Selasa (13/5/2026).
Di sisi lain, Asep menyampaikan apresiasinya atas peluncuran Layanan 12 Psikolog Klinis di UPTD Puskesmas Kota Bandung sebagai langkah progresif dalam memperkuat pelayanan kesehatan mental masyarakat.
Asep berharap layanan ini tidak berhenti pada kegiatan seremoni semata, tetapi dapat dibuktikan melalui wujud nyata yang diperkuat melalui pemerataan layanan di seluruh wilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan sarana pendukung, serta integrasi dengan sekolah, keluarga, dan komunitas.
Menurut Asep, hadirnya program ini sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap isu kesehatan jiwa yang semakin penting di tengah dinamika kehidupan masyarakat perkotaan.
"Ini bukan sekadar program pelayanan kesehatan, tetapi juga wujud komitmen pemerintah dalam memberikan perhatian serius terhadap kesehatan mental masyarakat," katanya.
Ia menekankan bahwa tantangan kehidupan masyarakat urban saat ini semakin kompleks, mulai dari tekanan ekonomi, persoalan keluarga, hingga meningkatnya kasus kecemasan sosial dan kesehatan mental pada anak serta remaja.
Asep mengatakan, kesehatan mental harus ditempatkan sebagai fondasi utama dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia. Sehingga, kehadiran psikolog klinis di puskesmas merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan kesehatan jiwa kepada masyarakat secara lebih mudah, aman, dan tanpa stigma.
"Saya berharap program ini memberikan manfaat besar dan menjadi langkah awal dalam membangun sistem layanan kesehatan mental yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Kota Bandung," ucap Asep.
DPRD Kota Bandung, kata Asep, akan terus mendukung kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, termasuk layanan kesehatan jiwa, demi mewujudkan Kota Bandung yang lebih sehat, peduli, dan humanis.
Ketua DPRD Kota Bandung
Asep Mulyadi
pelayanan kesehatan
DPRD Kota Bandung
Dinas Kesehatan Kota Bandung
Layanan 12 Psikolog Klinis
| Strategi Distan Kabupaten Bandung Jamin Kesehatan Hewan Kurban: Optimalkan 10 Puskeswan Keliling |
|
|---|
| DPRD Dorong Penambahan Armada Penanganan Pohon Rawan Tumbang di Bandung |
|
|---|
| Ketua DPRD Soroti Berbagai Tantangan pada Pelaksanaan SPMB di Kota Bandung |
|
|---|
| Komisi IV DPRD Kota Bandung Bersama DPD RI Soroti Sejumlah Permasalahan Pendidikan |
|
|---|
| Bandung Darurat Kesehatan Mental? Dinkes Tangani 6 Kasus Percobaan Bunuh Diri Hanya dalam Sebulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Pimpinan-dan-Anggota-DPRD-Kota-Bandung-menghadiri-peluncuran-Layanan-12.jpg)