Di Balik Berdirinya MAN IC, Ada Perjuangan Panjang Komisi III DPRD Sumedang
Taufiq FR mengatakan hadirnya MAN IC di Sumedang merupakan hasil perjuangan berbagai pihak, termasuk DPRD Sumedang
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Siti Fatimah
Ringkasan Berita:
- Pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Sumedang akhirnya resmi dimulai melalui ground breaking di Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya
- Ketua Komisi III DPRD Sumedang Endang Taufiq FR mengatakan hadirnya MAN IC di Sumedang merupakan hasil perjuangan berbagai pihak, termasuk DPRD Sumedang yang sejak awal mengawal proses pengusulan sekolah tersebut.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Sumedang akhirnya resmi dimulai melalui ground breaking di Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya, Selasa (12/5/2026).
Di balik berdirinya sekolah unggulan nasional tersebut, tersimpan proses panjang dan persaingan ketat agar Sumedang bisa terpilih menjadi lokasi pembangunan MAN IC pertama di Jawa Barat.
Ketua Komisi III DPRD Sumedang Endang Taufiq FR mengatakan hadirnya MAN IC di Sumedang merupakan hasil perjuangan berbagai pihak, termasuk DPRD Sumedang yang sejak awal mengawal proses pengusulan sekolah tersebut.
“Saya menyampaikan terima kasih khususnya kepada keluarga besar Komisi III DPRD Kabupaten Sumedang yang telah berjuang luar biasa mengawal usulan pendirian MAN IC di Kabupaten Sumedang,” ujar Endang saat menghadiri ground breaking MAN IC Sumedang.
Menurutnya, perjuangan menghadirkan MAN IC tidak mudah karena Sumedang harus bersaing dengan sejumlah daerah lain di Jawa Barat untuk mendapatkan kepercayaan dari pemerintah pusat.
“Saya tahu persis bagaimana tidak mudahnya kita bersaing dengan daerah lain di Jawa Barat untuk bisa dipercaya menjadi tuan rumah MAN IC ini,” katanya.
Ia menyebut dukungan yang diberikan tidak hanya berupa pemikiran dan pengawalan kebijakan, tetapi juga dukungan moral hingga pengorbanan material demi mewujudkan sekolah unggulan tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir turut menyampaikan apresiasi kepada DPRD Sumedang, khususnya Komisi III, yang terus mengawal proses pembangunan MAN IC hingga terealisasi.
“Terima kasih ya Pak Endang Dewan yang terus mengawal,” ujar Dony dalam sambutannya.
Dony berharap MAN IC Sumedang mampu melahirkan generasi unggul yang memiliki kemampuan akademik sekaligus nilai kebangsaan dan keagamaan yang kuat.
“Akan lahir diplomat, akan lahir ekonom, lebih dari itu akan lahir pemimpin masa depan yang harus terus membumi nilai kebangsaan dan nilai keagamaan,” katanya.
Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi kekayaan terbesar suatu daerah. Karena itu, kehadiran sekolah unggulan seperti MAN IC dinilai penting untuk mencetak pemimpin masa depan.
“Kualitas SDM akan lahir dari sekolah yang unggul,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Agama RI Romo Syafii menegaskan MAN IC merupakan salah satu madrasah unggulan nasional yang telah banyak melahirkan lulusan berkualitas dan diterima di perguruan tinggi ternama di dalam maupun luar negeri.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir
MAN IC
MAN Insan Cendekia
Sumedang
Anggota Komisi III DPRD Sumedang
| Dony Cerita RSUD Umar Wirahadikusumah, Singgung Lulusan MAN Cendikia Sumedang Akan Jadi Ilmuwan |
|
|---|
| Wamenag Romo Syafii Ground Breaking MAN Insan Cendekia Sumedang, Jadi yang Pertama di Jabar |
|
|---|
| Profil MAN Insan Cendekia, Sekolah Gagasan BJ Habibie yang Kini Hadir di Sumedang |
|
|---|
| Pelayanan Paspor di Sumedang Kini Dibuka Dua Kali Sepekan |
|
|---|
| Dahlan Iskan Puji Transformasi Digital dan Tata Kelola Pemerintahan Pemkab Sumedang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ground-breaking-MAN-IC.jpg)