Rabu, 13 Mei 2026

Di Balik Berdirinya MAN IC, Ada Perjuangan Panjang Komisi III DPRD Sumedang

Taufiq FR mengatakan hadirnya MAN IC di Sumedang merupakan hasil perjuangan berbagai pihak, termasuk DPRD Sumedang

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Kiki Andriana
PELETAKAN BATU PERTAMA - Wakil Menteri Agama RI Romo R. Muhammad Syafii, bersama Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Barat Dudu Rohman, dan Ketua Komisi III DPRD Sumedang Endang Taufiq FR (kedua dari kiri) , saat peletakan batu pertama pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC), di Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, Selasa (12/5/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Sumedang akhirnya resmi dimulai melalui ground breaking di Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya
  • Ketua Komisi III DPRD Sumedang Endang Taufiq FR mengatakan hadirnya MAN IC di Sumedang merupakan hasil perjuangan berbagai pihak, termasuk DPRD Sumedang yang sejak awal mengawal proses pengusulan sekolah tersebut.

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pembangunan Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Sumedang akhirnya resmi dimulai melalui ground breaking di Desa Sakurjaya, Kecamatan Ujungjaya, Selasa (12/5/2026). 

Di balik berdirinya sekolah unggulan nasional tersebut, tersimpan proses panjang dan persaingan ketat agar Sumedang bisa terpilih menjadi lokasi pembangunan MAN IC pertama di Jawa Barat.

Ketua Komisi III DPRD Sumedang Endang Taufiq FR mengatakan hadirnya MAN IC di Sumedang merupakan hasil perjuangan berbagai pihak, termasuk DPRD Sumedang yang sejak awal mengawal proses pengusulan sekolah tersebut.

“Saya menyampaikan terima kasih khususnya kepada keluarga besar Komisi III DPRD Kabupaten Sumedang yang telah berjuang luar biasa mengawal usulan pendirian MAN IC di Kabupaten Sumedang,” ujar Endang saat menghadiri ground breaking MAN IC Sumedang.

Menurutnya, perjuangan menghadirkan MAN IC tidak mudah karena Sumedang harus bersaing dengan sejumlah daerah lain di Jawa Barat untuk mendapatkan kepercayaan dari pemerintah pusat.

“Saya tahu persis bagaimana tidak mudahnya kita bersaing dengan daerah lain di Jawa Barat untuk bisa dipercaya menjadi tuan rumah MAN IC ini,” katanya.

Ia menyebut dukungan yang diberikan tidak hanya berupa pemikiran dan pengawalan kebijakan, tetapi juga dukungan moral hingga pengorbanan material demi mewujudkan sekolah unggulan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir turut menyampaikan apresiasi kepada DPRD Sumedang, khususnya Komisi III, yang terus mengawal proses pembangunan MAN IC hingga terealisasi.

“Terima kasih ya Pak Endang Dewan yang terus mengawal,” ujar Dony dalam sambutannya.

Dony berharap MAN IC Sumedang mampu melahirkan generasi unggul yang memiliki kemampuan akademik sekaligus nilai kebangsaan dan keagamaan yang kuat.

“Akan lahir diplomat, akan lahir ekonom, lebih dari itu akan lahir pemimpin masa depan yang harus terus membumi nilai kebangsaan dan nilai keagamaan,” katanya.

Menurutnya, kualitas sumber daya manusia menjadi kekayaan terbesar suatu daerah. Karena itu, kehadiran sekolah unggulan seperti MAN IC dinilai penting untuk mencetak pemimpin masa depan.

“Kualitas SDM akan lahir dari sekolah yang unggul,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama RI Romo Syafii menegaskan MAN IC merupakan salah satu madrasah unggulan nasional yang telah banyak melahirkan lulusan berkualitas dan diterima di perguruan tinggi ternama di dalam maupun luar negeri.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved