Minggu, 26 April 2026

Bupati Sumedang Minta RT/RW Jadi Ujung Tombak Pelayanan dan Pemberdayaan Warga

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan peran krusial rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) sebagai fondasi utama pembangunan daerah

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Siti Fatimah
Tribun Jabar/Dok Humas Pemkab Sumedang
PELATIHAN - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat memberikan arahan pada pelantikan pengurus DPC Asosiasi Rukun Warga dan Tetangga (ARWT) Kabupaten Sumedang di Gedung Negara, Selasa (14/4/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan peran krusial rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) sebagai fondasi utama pembangunan daerah
  • Bupati Sumedang meminta organisasi ARWT tidak hanya menjadi wadah formal, tetapi mampu mendorong peningkatan kapasitas pengurus hingga mampu menjalankan program secara nyata

Laporan Tribunjabar.id,  Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan peran krusial rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) sebagai fondasi utama pembangunan daerah, sekaligus garda terdepan dalam pelayanan masyarakat.

Hal itu disampaikan Dony saat memberikan arahan pada pelantikan pengurus DPC Asosiasi Rukun Warga dan Tetangga (ARWT) Kabupaten Sumedang di Gedung Negara, Selasa (14/4/2026).

Menurut Dony, kemajuan daerah sangat ditentukan oleh kekuatan di level paling bawah.

“Kalau RT dan RW-nya maju, maka desa dan kelurahannya akan maju. Ketika desa maju, kecamatan maju, maka kabupaten juga akan maju,” ujarnya.

Ia meminta organisasi ARWT tidak hanya menjadi wadah formal, tetapi mampu mendorong peningkatan kapasitas pengurus hingga mampu menjalankan program secara nyata.

“Jangan hanya tercantum dalam struktur organisasi. Setiap bidang harus punya target dan mampu merealisasikannya,” katanya.

Dony juga menekankan empat fungsi utama RT/RW, mulai dari pelayanan masyarakat, penggerak gotong royong, pemberdayaan warga, hingga menjaga ketertiban lingkungan.

Selain itu, ia mendorong RT/RW aktif mendata warga secara detail agar intervensi program pemerintah tepat sasaran.

“RT dan RW harus tahu kondisi warganya. Dari situlah intervensi program bisa tepat,” ujarnya.

Dalam konteks lingkungan, Bupati meminta RT/RW lebih responsif terhadap potensi masalah, seperti saluran air tersumbat hingga risiko longsor.

“Kalau ada potensi masalah, segera diinformasikan dan ditindaklanjuti. Jangan ada pembiaran,” tegasnya.

Ia juga mendorong ARWT menjadi penghubung antara masyarakat dan program pemerintah, termasuk pelatihan kerja dan pemberdayaan ekonomi.

“ARWT harus jadi jembatan. Sambungkan potensi masyarakat dengan program pemerintah,” ucapnya.

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved