Breaking News
Senin, 13 April 2026

Tembus Pasar Luar Negeri, Sami Raos Hadapi Tantangan Ongkir hingga Regulasi Produk

Sami Raos menghadapi tantangan seperti ongkos kirim hingga regulasi produk saat akan memasarkan produknya ke luar negeri

Tribun Jabar/Dok Sami Raos
SAMI RAOS - Produk Sami Raos yang memiliki berbagai varian rasa. Di balik peluang besar ekspansi produk kuliner ke luar negeri, pelaku usaha juga dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari biaya logistik hingga regulasi di negara tujuan. Hal ini juga dirasakan oleh produsen bakso aci kemasan Sami Raos asal Garut. 

Ringkasan Berita:
  • Tantangan yang dihadapi Sami Raos untuk menembus pasar internasional
  • Selain ongkos logistik, tantangan lain datang dari regulasi di masing-masing negara tujuan
  • Sami Raos melakukan perbaikan aspek legalitas dan informasi produk

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Di balik peluang besar ekspansi produk kuliner ke luar negeri, pelaku usaha juga dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari biaya logistik hingga regulasi di negara tujuan.

Hal ini juga dirasakan oleh produsen bakso aci kemasan Sami Raos asal Garut.

SPV Marketplace Sami Raos, Dani Kisma mengungkapkan bahwa distribusi produk ke luar negeri tidak selalu berjalan mulus.

Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah tingginya biaya pengiriman.

“Yang pertama memang yang kita rasakan secara langsung, kita itu masih ada kendala dalam pengiriman, dalam artian ongkirnya yang cukup lumayan tinggi kalau ke luar negeri,” ujar Dani saat dihubungi, Senin (30/3/2026).

Selain ongkos logistik, tantangan lain datang dari regulasi di masing-masing negara tujuan.

Tidak semua produk makanan dapat dengan mudah masuk, terutama yang memiliki kandungan tertentu seperti daging.

“Dengan regulasi di negara bersangkutan, tidak semua negara bisa bebas masuk produk, apalagi yang mengandung komposisi daging,” jelas Dani.

Kondisi ini membuat pelaku usaha harus menyesuaikan produknya agar memenuhi standar internasional.

Salah satu langkah yang dilakukan Sami Raos adalah memperbaiki aspek legalitas dan informasi produk.

“Kita mencoba untuk melengkapi secara legalitas produk, termasuk permintaan untuk mencantumkan komposisi dalam bahasa Inggris di kemasan,” katanya.

Upaya ini dilakukan agar produk dapat diterima di pasar global sekaligus memenuhi persyaratan yang berlaku di berbagai negara.

Di sisi lain, faktor ketahanan produk menjadi aspek penting dalam distribusi jarak jauh.

Dani memastikan bahwa produk Sami Raos, khususnya varian bakso, memiliki daya tahan yang cukup untuk pengiriman internasional.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved