Selasa, 2 Juni 2026

RE:ACT 1.0 Spark for Change Jadi Ajang Pitching Program CSR Mahasiswa PR Telkom University

RE:ACT 1.0 Spark for Change hadir sebagai main event Digital Public Relations Telkom University

Tayang:
Tribun Jabar/Putri Puspita Nilawati
DIGITAL PR TELKOM UNIVERSITY - RE:ACT 1.0 Spark for Change hadir sebagai main event Digital Public Relations Telkom University yang diadakan di Aula Manterawu, pada Kamis, 18 Desember 2025. Kegiatan yang dihadiri oleh mahasiswa dan industri ini menjadi momentum pertama integrasi mata kuliah Corporate Social Responsibility (CSR) dan Manajemen Event dalam satu rangkaian acara berbasis praktik nyata. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - RE:ACT 1.0 Spark for Change hadir sebagai main event Digital Public Relations Telkom University yang diadakan di Aula Manterawu, pada Kamis, 18 Desember 2025. 

Kegiatan yang dihadiri oleh mahasiswa dan industri ini menjadi momentum pertama integrasi mata kuliah Corporate Social Responsibility (CSR) dan Manajemen Event dalam satu rangkaian acara berbasis praktik nyata.

Kepala Program Studi Digital Public Relations Telkom University, Dr. Sri Dewi Setiawati, M.Si, menjelaskan bahwa RE:ACT 1.0 merupakan pelaksanaan perdana dengan konsep CSR, meskipun Program DNA yang menaunginya telah berjalan hingga angkatan keenam. 

Menurutnya, RE:ACT menjadi pembeda karena untuk pertama kalinya mahasiswa diminta merancang program CSR secara komprehensif dan mempresentasikannya langsung di hadapan industri.

“Untuk tema RE:ACT ini yang pertama kali kami angkat adalah CSR. Sebelumnya, kompetisi yang ada lebih fokus pada public speaking. Kali ini, mahasiswa tidak hanya berbicara, tapi juga menyusun program CSR yang nyata dan bisa ditindaklanjuti,” ujar Sri Dewi saat ditemui di sela acara.

Dalam prosesnya, mahasiswa diminta menyusun program CSR, kemudian mengemasnya dalam sebuah event yang dipresentasikan melalui mekanisme pitching kepada perwakilan industri.

“Program CSR yang dinilai menarik dan relevan oleh industri berpotensi untuk diakomodir dan dijalankan. Jadi ini bukan sekadar tugas kuliah, tapi benar-benar disiapkan agar bisa diterapkan di dunia industri,” kata Sri Dewi.

Sri Dewi juga menyoroti tantangan mahasiswa Public Relations di era digital saat ini. 

Menurutnya, digitalisasi kerap disalahartikan hanya sebatas penggunaan media digital, padahal yang jauh lebih penting adalah penguatan kompetensi dasar komunikasi.

“Digital itu sebenarnya hanya medianya. Tantangan terbesarnya justru bagaimana mahasiswa mampu menyusun strategi komunikasi, mengelola pesan, memahami audiens yang semakin luas dan abstrak, serta tetap menjaga kompetensi komunikasi sebagai inti dari public relations,” jelasnya.

Ia menegaskan, melalui RE:ACT 1.0, mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya secara strategis dan reflektif. 

Di akhir kegiatan, kelompok mahasiswa dengan nilai pitching tertinggi akan ditetapkan sebagai pemenang, sementara keseluruhan rangkaian event menjadi indikator keberhasilan mahasiswa dalam merancang dan mengelola acara secara profesional.

Sementara itu, Zahra Aulia, selaku Ketua Pelaksana RE:ACT 1.0, menyebut kegiatan ini sebagai tonggak awal integrasi mata kuliah CSR dan Manajemen Event di Program Studi Digital Public Relations Telkom University.

“Ini pertama kalinya integrasi dua mata kuliah tersebut diwujudkan dalam bentuk seminar dan pitching program CSR. Kami menjadi angkatan pertama yang menjalankan konsep ini,” ujarnya.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved