Puisi IKA Unpad untuk Palestina di Sound for Humanity
Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) membacakan puisi untuk Palestina. Puisi dibacakan pada acara Sound for Humantity
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Siti Fatimah
Laporan: Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) membacakan puisi untuk Palestina. Puisi dibacakan pada acara "Sound for Humantity, Bersama untuk Palestina" di Lapangan Merah Unpad, di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jumat (28/11/2025).
Dalam pembacaan puisi, sastrawan sekaligus wartawan kebudayaan Hikmat Gumelar duet dengan seniman sekaligus pengacara, Yeni Fatmawati.
Keduanya bersahutan membacakan puisi yang dramatik tentang kesusahan hidup orang Palestina menjalani tragedi kemanusiaan yang masih berlangsung hingga saat ini.
"Sekeliling compang-camping keempat dinding tenda pengungsian," baca Hikmat Gumelar.
"Astagfirullah, syukur Alhamdulillah aku masih di sini, Alhamdulillah aku masih bisa begini," baca Yeni Farmawati menyahut.
Konser musik bertajuk "Sound for Humantity, Bersama untuk Palestina" itu merupakan rangkaian dari Dies Natalis Unpad ke-68 yang berlangsung tahun 2025 ini.
Konser musik tersebut diharapkan menjadi media untuk menebarkan empati kepada mahasiswa dan masyarakat umum tentang tragedi kemanusiaan di Palestina.
Lebih dari itu, sekalian Sound for Humanity itu menggalam donasi melalui tiket dan barcode QRIS yang tercantum pada gelang setiap penoton.
Acara ini dimulai pukul 14.00-22.00. Meski sempat diguyur hujan, penonton tetap antusias menikmati penampilan sejumlah band seperti The Canciters, Voice of Baceprot, Kuburan, Hivi, sajian balada sufistik dari Panji Sakti, dan pembacaan puisi oleh budayawan, Hikmat Gumelar serta seniman dan "poetry-lover" Yeni Fatmawati.
Sebelum pembacaan puisi, kepada TribunJabar.id Yeni Fatmawati yang bertindak sebagai Ketua Pelaksana Sound for Humanity mengatakan, tujuan acara ini adalah untuk edukasi berbagai pihak tentang kejadian mengerikan di Palestina saat ini.
"Ini sebetulnya kita ingin mengedukasi anak-anak muda, mahasiswa, dan masyarakt sekitar untuk memiliki rasa empati terhadap tragedi kemanusiaan di Gaza, Palestina,"
"Terkait donasi yang terkumpul, ini di dalam tiket ada Qris untuk donasi, jadi belum terkalkulasi berapa donasi yang masuk,"
"(Nanti donasi itu disalurkan via siapa?) Kita kerja sama dengan Yayasan Sadaqa Mulia, nanti Sadaqa yang akan menghantarkan ke Palestina," kata Yeni.
Menurutnya, hingga sebelum konser digelar, sudah terjual sebanyak 2.500 tiket.
| Sumedang Jadi Percontohan, Tangerang Belajar Sistem Digital Pengelolaan Program MBG |
|
|---|
| Tragedi Tabrak Lari di Cadas Pangeran Sumedang: Lansia Pengendara Vario Meninggal di Lokasi Kejadian |
|
|---|
| Hardiknas 2026, Wabup Sumedang Fajar Aldila Tekankan Pendidikan Bermutu dan Adaptif di Era Digital |
|
|---|
| Menapak Jejak Sejarah, Binokasih Mulang Salaka Tandai Pembukaan Kirab Budaya Padjadjaran |
|
|---|
| Warga Antusias Hadiri Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran, Ekonomi Lokal Ikut Bergeliat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Puisi-IKA-Unpad-untuk-Palestina-di-Sound-for-Humanit.jpg)