Polban Hadirkan Gree Training Center, Wadah Praktik Mahasiswa dan Sinergi Industri
Politeknik Negeri Bandung (Polban) kini memiliki fasilitas pendukung pembelajaran Gree Training Center
Penulis: Nappisah | Editor: Siti Fatimah
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Jurusan Teknik Refrigerasi dan Tata Udara (JTRA) Politeknik Negeri Bandung (Polban) kini memiliki fasilitas pendukung pembelajaran baru berupa Gree Training Center (GTC) yang baru diresmikan pada Jumat (19/9/2025) lalu.
Fasilitas ini hadir berkat kerjasama Polban dengan Gree Electric Appliances, perusahaan pendingin udara terbesar di dunia yang berbasis di Zhuhai, Tiongkok.
Ketua Jurusan Teknik Refrigerasi dan Tata Udara Polban, Muhammad Arman, mengatakan bahwa gedung yang digunakan gedung lama yang kini difungsikan kembali dengan tambahan peralatan lengkap dari Gree.
“Kalau Gree Training Center itu sebenarnya adalah kontribusi dari Gree sebagai produsen home appliances di China. Fasilitas ini memang disesuaikan dengan kebutuhan jurusan kami. Hampir semua sistem refrigerasi dan tata udara ada di sini,” ujar Arman, saat ditemui Tribun Jabar di Polban, Senin (22/9/2025).
Di dalam GTC, kata Arman, mahasiswa dapat mempelajari langsung berbagai jenis sistem pendingin, mulai dari skala rumah tangga (residensial), menengah, hingga industri.
Tersedia juga peralatan AC split kecil, sistem pendingin menengah, hingga peralatan industri seperti chiller, AHU (Air Handling Unit), dan FCU (Fan Coil Unit).
“Kalau ruangannya memang lebih banyak diisi peralatan. Jadi bukan sekadar kelas, tetapi laboratorium nyata. Mahasiswa bisa melihat dan mencoba langsung peralatan AC dari berbagai kategori,” jelas Arman.
Peralatan tersebut menjadi penunjang utama kurikulum JTRA, di mana 60 persen pembelajaran di Polban bersifat praktik.
Mahasiswa baru mulai mempelajari dasar-dasar termodinamika, perpindahan panas, dan kelistrikan di semester awal. Lalu pada semester tiga, mereka sudah diperkenalkan dengan instalasi sistem pendingin secara langsung.
Arman mengatakan bahwa meskipun teknologi pendingin terus berkembang, filosofi dasar ilmu refrigerasi tidak berubah: memindahkan panas dari tempat dingin ke tempat yang lebih panas.
“Yang berkembang itu sistem kontrolnya, efisiensinya, dan jenis refrigerant. Dulu energi listrik yang dibutuhkan jauh lebih besar. Sekarang dengan konsumsi daya yang sama, kapasitas pemindahan panas bisa jauh lebih besar. Tren dunia jelas ke arah penghematan energi,” jelas Arman.
Kehadiran Gree Training Center dinilai sangat menunjang pembelajaran mahasiswa, baik program Diploma 3 (D-3) maupun Sarjana Terapan (D-4).
Mereka tidak hanya belajar teori, tetapi juga bisa langsung mengenal teknologi terkini di industri pendingin.
Selain untuk mahasiswa, lanjut Arman, GTC juga akan dibuka untuk pelatihan masyarakat, termasuk teknisi lapangan atau tukang instalasi AC.
Teknik Refrigerasi dan Tata Udara
Politeknik Negeri Bandung
Gree Training Center
Polban
Tribunjabar.id
| Ratusan Mahasiswa Nasional dan Internasional Ramaikan Kompetisi Pariwisata Indonesia di Polban |
|
|---|
| Semarak Kompetisi Pariwisata ke-16, Polban Undang Kampus dari Filipina dan Mesir |
|
|---|
| Polban Rayakan Dies Natalis ke-47 dengan Fokus Penguatan Inovasi dan Keilmuan |
|
|---|
| Prof Maria Soetanto Dikukuhkan Jadi Guru Besar Polban, Kembangkan Inovasi Turbin Angin |
|
|---|
| Tribun Jabar Bersilaturahmi ke Diskominfo Indramayu, Sepakat Lanjutkan Kolaborasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Jurusan-Teknik-Refrigerasi-dan-Tata-Udara-JTRA-Politeknik-Negeri-Bandung-Polban-3.jpg)