SITPEC Mayapada: Solusi Cedera di Tengah Tren Olahraga yang Meningkat
Mayapada Hospital Bandung meresmikan layanan Sport Injury Treatment and Performance Center (SITPEC),
Penulis: Nappisah | Editor: Siti Fatimah
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Gaya hidup sehat kini semakin digemari masyarakat. Olahraga menjadi aktivitas wajib, mulai dari jogging, lari, bersepeda, gym, hingga olahraga yang sedang naik daun seperti padel. Namun, di balik tren positif ini, risiko cedera ikut meningkat.
Menjawab tantangan tersebut, Mayapada Hospital Bandung meresmikan layanan unggulan terbaru, Sport Injury Treatment and Performance Center (SITPEC), yang diharapkan menjadi pusat penanganan cedera olahraga dan peningkatan performa fisik paling komprehensif di Jawa Barat.
“SITPEC ini merupakan yang pertama dan satu-satunya di Kota Bandung,” ujar Direktur Mayapada Hospital Bandung, dr. Irwan Susanto Hermawan, MM., di Mayapada Hospital Bandung, Sabtu (13/9/2025).
dr. Irwan menegaskan bahwa hadirnya SITPEC merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat modern yang kian sadar pentingnya olahraga, tetapi kerap lupa mempersiapkan tubuh dengan baik.
“Kami melihat kesadaran berolahraga di masyarakat meningkat tajam. Olahraga seperti padel, misalnya, menuntut gerakan cepat, mendadak berhenti, lalu bergerak lagi. Jika tidak dipersiapkan dengan baik, risiko cedera bisa tinggi. SITPEC hadir untuk membantu pencegahan, edukasi, dan pemulihan agar masyarakat tetap bisa berolahraga dengan aman,” ujar dr. Irwan.
SITPEC hadir dengan tiga program utama: Medical Fit Program untuk skrining dan modifikasi gaya hidup, layanan penanganan cedera olahraga untuk pemulihan yang tepat, dan peningkatan performa fisik agar pasien dapat kembali aktif bahkan lebih bugar dari sebelumnya.
“Kami ingin semua orang, bukan hanya atlet, bisa menjaga tubuhnya tetap sehat. Bahkan pasien pasca operasi yang ingin kembali pulih optimal bisa memanfaatkan SITPEC,” tambahnya.
Menurutnya, banyak anak muda saat ini sudah mengalami hipertensi atau diabetes akibat pola makan dan gaya hidup yang kurang sehat.
Melalui Medical Fit Program, pihaknya memetakan kondisi tubuh pasien dan memberikan program modifikasi gaya hidup agar masalah tersebut dapat dicegah atau dikelola dengan lebih baik.
Pendekatan SITPEC juga melibatkan kolaborasi multidisiplin, mulai dari dokter penyakit dalam, jantung, gizi klinis, hingga dokter kedokteran olahraga.
Dengan cara ini, pasien tidak hanya mendapatkan pengobatan, tetapi juga pendampingan untuk mengubah gaya hidup agar lebih sehat.
SITPEC juga membuka layanan untuk pasien BPJS Kesehatan, khususnya untuk rehabilitasi medis akibat cedera. Namun, layanan preventif seperti program penurunan berat badan atau personal coaching belum termasuk dalam cakupan BPJS.
“Prinsipnya kami ingin menjangkau masyarakat seluas mungkin. Pelayanan rawat jalan tersedia Senin–Sabtu pukul 08.00–21.00, sedangkan untuk kasus darurat cedera olahraga, tim trauma kami siap 24 jam di IGD,” kata dr. Irwan.
Sebagai salah satu pusat layanan olahraga pertama di Bandung yang terintegrasi, SITPEC diharapkan menjadi katalisator gaya hidup sehat di Jawa Barat.
Mayapada Hospital
SITPEC
Mayapada Healthcare
Sport Injury Treatment & Performance Center
Tribunjabar.id
| Tribun Jabar Bersilaturahmi ke Diskominfo Indramayu, Sepakat Lanjutkan Kolaborasi |
|
|---|
| Kopjas BLM Kolaborasi dengan BPR Indramayu Jabar Salurkan Kredit bagi Pensiunan ASN dan TNI/Polri |
|
|---|
| bank bjb Dukung Pertumbuhan Pedagang Lewat Program bjb Sambang Pasar |
|
|---|
| Pertamina Patra Niaga Regional JBB Beri Bantuan Warga Terdampak Bencana Longsor di Desa Pasirlangu |
|
|---|
| Pertamina Patra Niaga Regional JBB Perkuat Mitigasi Bencana lewat Penanaman 1.300 Pohon Saninten |
|
|---|
