Kamis, 4 Juni 2026

Berita Viral

Viral, Pengunjung Wisata Cekcok dengan Pemilik Warung Gara-gara Beli Nasi Pecel di Pedagang Keliling

Viral video berdurasi 58 detik pengunjung wisata cekcok dengan pemilik warung gara-gara beli nasi pecel di pedagang keliling. Sekdispar beri respons.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Hilda Rubiah
Instagram/iinhaningsri_
CEKCOK KARENA NASI PECEL - Tangkapan layar video viral berdurasi 58 detik pengunjung wisata Telaga Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terlibat cekcok dengan pemilik warung gara-gara nasi pecel. Pengunjung ditegur membeli di pedagang keliling hingga disinggung soal aturan. Pihak Dinas Pariwisata setempat ungkap fakta mengejutkan 

Dalam unggahan tersebut, wisatawan mengeluhkan harus membayar sebesar Rp225.000.

Ia mengaku beli tiga porsi nasi goreng, satu porsi capcay, tiga es jeruk, dan satu es teh di sebuah rumah makan.

"Hati-hati makan di warung Telaga Sarangan karena harganya mahal dan tidak wajar," demikian tertulis dalam unggahan tersebut.

Hingga Kamis (6/6/2024), video tersebut telah mendapatkan respons dari 37.000 netizen.

Adapun Kompas.com kemudian menghubungi wisatawan bernama Bagus Aldivo yang merupakan warga Blitar, Jawa Timur.

Bagus Aldivo mengaku, peristiwa ini terjadi pada Jumat (31/5/2024), saat ia berkunjung ke Telaga Sarangan bersama dua rekannya.

Kemudian mereka membeli makanan di sebuah tempat makan.

"Ternyata itu rumah makan yang sempat viral, saya enggak mau nyebut rumah makannya karena nggepuk (memberi harga mahal) pembeli.

Awalnya saya tidak tahu kalau itu rumah makan yang sempat viral," jelasnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (6/6/2024).

Yang Bagus Aldivo keluhkan adalah tidak adanya rincian harga di bon saat dia membayar makanan yang dipesannya.

"Saat bayar saya ditanya nambah apa, saya bilang kerupuk, kemudian pemilik rumah makan langsung menjumlah Rp225.000 tanpa ada rinciannya."

"Setelah saya keluar saya nanya kepada pengunjung lain, ternyata itu rumah makan yang viral kemarin," ucap dia.

Bagus Aldivo mengaku, sudah enam kali mengunjungi Telaga Sarangan, bahkan sempat menginap selama enam hari di salah satu hotel di Sarangan.

Selama itu pula, dia tidak pernah bermasalah dengan harga makanan di rumah makan lainnya.

Dia berharap, tidak ada lagi pengunjung Telaga Sarangan mengalami hal seperti yang dia alami.

Sumber: TribunJatim.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved