Sabtu, 23 Mei 2026

Siswa Keracunan Menu MBG Kembali Terjadi, Kali Ini di SMPN 1 Cilimus Kuningan

Adapun menu MBG yang sediakan hingga membuat pelajar keracunan itu nasi kuning, susu sachet, ketimun olahan dan telur yang sudah di masak.

Tayang:
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Ravianto
ahmad ripai/tribunjabar
KERACUNAN MENU MBG - Para guru menunggui siswanya di Puskesmas Cilimus, Kuningan, Jawa Barat, Kamis (31/7/2025). Puluhan pelajar SMPN 1 Cilimus itu mengalami keracunan usai menyantap makan bergizi gratis (MBG). 

TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN - Puluhan pelajar SMPN 1 Cilimus, Kuningan, Jawa Barat mengalami keracunan massal diduga setelah menyantap menu MBG pada Kamis (31/7/2025). 

MBG adalah singkatan dari Makan Bergizi Gratis. Ini adalah sebuah program yang bertujuan untuk menyediakan makanan bergizi secara gratis, terutama bagi anak-anak sekolah.

Program ini merupakan salah satu inisiatif unggulan yang digagas oleh pemerintah baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Insiden yang menghebohkan ini memicu keresahan para orang tua siswa, salah satunya Fajar, yang menyayangkan penanganan pihak sekolah yang dinilai kurang sigap.

Korban keracunan mengalami mual, muntah, bahkan ada yang kejang, setelah mengonsumsi menu nasi kuning, telur, ketimun, dan susu sachet.

Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar, dan Dandim 0615 Kuningan Letkol Arh Kiki Wiryawan, segera meninjau langsung pelayanan medis di Puskesmas Cilimus tempat para siswa dirawat.

Baca juga: Kasus Bayi di RSUD Linggajati Kuningan Tewas Diduga Kelalaian Medis, Keluarga Korban Lapor Polisi

Saat dimintai komentarnya, Bupati Kuningan H Dian Rachmat Yanuar menunjuk Dandim 0615/Kuningan. 

Adapun menu MBG yang sediakan hingga membuat pelajar keracunan itu nasi kuning, susu sachet, ketimun olahan dan telur yang sudah di masak.

Akibat keracunan yang dialami pelajar SMPN 1 Cilimus hingga membuat orang tua murid merasa resah.

"Kami tentu resah mendengar informasi keracunan. Yang menjadi keprihatinan kami, kenapa pihak sekolah tidak sigap memberikan pelayanan kepada anak kami yang kena racun makanan," kata Fajar yang juga wali murid kelas 8 SMPN 1 Cilimus.

Fajar mengemuka, saat mengalami anak terkena gangguan kesehatan, usai menyantap MBG. "Ada rasa mual hingga muntah - muntah.

Terus kata anak saya, temannya juga ada yang kejang. Nah, untuk menu makanan tadi nasi kuning, susu sachet, ketimun lalaban dan telur hasil masak yang diketahui mengeluarkan bau tak sedap," katanya. 

 Sejumlah pelajar SMPN 1 Cilimus Diduga keracunan usai menikmati sajian makanan bergizi gratis (MBG). Informasi terhimpun menyebut, kejadian menghebohkan  itu berlangsung sekitar pukul 14. 00 WIB. 

"Atas kejadian yang menimpa anak saya, dari keracunan makanan. Saya prihatin dengan sikap sekolah dalam melakukan penanganan," kata Fajar salah seorang wali murid, yang juga warga Desa Linggasana, Kecamatan Cilimus, Kamis (31/7/2025). (*)

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved