Kapolres Majalengka Minta Orang Tua Awasi Anak-anaknya dari Intaian Geng Motor
Kapolres Majalengka, AKBP Willy Andrian, meminta para orang tua agar lebih aktif mengawasi anak-anak mereka, khususnya pada malam hari.
Penulis: Adhim Mugni Mubaroq | Editor: Giri
Laporan Kontributor Adim Mubaroq
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Kapolres Majalengka, AKBP Willy Andrian, meminta para orang tua agar lebih aktif mengawasi anak-anak mereka, khususnya pada malam hari.
Imbauan ini merupakan tindak lanjut atas instruksi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait pembatasan aktivitas malam bagi anak dan remaja.
Kebijakan tersebut diberlakukan menyusul meningkatnya kasus kriminalitas jalanan yang melibatkan anak di bawah umur dan pelajar, termasuk dalam jaringan geng motor yang makin meresahkan masyarakat.
"Aturan jam malam ini bukan untuk membatasi hak anak, tapi untuk melindungi masa depan mereka,” kata Willy, Senin (21/7/2025).
Menurutnya, sebagian besar pelaku kejahatan jalanan yang diamankan jajaran kepolisian berasal dari kelompok usia remaja. Mereka umumnya terjerumus dalam pergaulan bebas dan aktivitas geng motor akibat minimnya pengawasan keluarga.
Baca juga: Detik-detik Bripka Cecep Tewas di Pendopo Garut, Putra Majalengka Itu Baru Saja Duduk Beristirahat
Atas dasar itu, Polres Majalengka saat ini memperkuat patroli malam di sejumlah titik rawan, terutama lokasi yang kerap dijadikan tempat berkumpul oleh anak-anak dan remaja.
Selain pengawasan di lapangan, Polres Majalengka juga menggandeng sekolah-sekolah dan tokoh masyarakat dalam kampanye sadar hukum dan sosialisasi bahaya geng motor.
“Ini bukan semata tugas polisi, tapi tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Mari lindungi anak-anak kita dari ancaman kriminalitas dan masa depan yang suram,” tegas Willy.
Polres Majalengka menggelar patroli malam gabungan dengan fokus dua wilayah strategis, zona Kadipaten dan kawasan pusat kota Majalengka.
Patroli ini menyasar berbagai potensi gangguan kamtibmas seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), balap liar, peredaran miras dan narkoba, serta aktivitas geng motor.
Baca juga: Dugaan Korupsi Dana Sewa Lahan oleh PT SMU, Kejari Majalengka Periksa 38 Orang, Termasuk Petani
Patroli besar-besaran di pusat kota bersama unsur TNI dari Kodim 0617, Subden Pom III/3-5, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan dan Polres Majalengka.
Willy menegaskan, operasi ini akan dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. Ia juga menyatakan pentingnya sinergi lintas instansi dalam menjaga situasi tetap kondusif.
“Sinergi dengan TNI, Satpol PP, dan Dishub merupakan langkah penting dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Majalengka,” tegas Willy.
Menurutnya, di Kadipaten, patroli dipimpin langsung oleh Kapolsek Kadipaten, AKP Budi Wardana, dan melibatkan total 37 personel gabungan dari Polsek Kadipaten, Kertajati, Dawuan, dan Kasokandel. Kegiatan dimulai pukul 22.00 WIB dan berlangsung hingga larut malam.
| Jalan Provinsi Bakal Berbayar Oleh KDM Bakal, Pengamat ITB: Pajak Kendaraan Bukan Sebab Akibat |
|
|---|
| DPRD Jabar Sebut Wacana Jalan Berbayar Dedi Mulyadi Butuh Regulasi yang Jelas |
|
|---|
| Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Wacanakan Jalan Provinsi Bakal Berbayar Seperti Jalan Tol |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Wacanakan Hapus Pajak Kendaraan, Diganti Jalan Milik Provinsi Jabar Jadi Berbayar |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Persilakan Persib Gunakan Gedung Sate Jika Kembali Meraih Gelar Juara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Polisi-di-Majalengka-saat-melakukan-patroli-untuk-meminimalisasi.jpg)