Jumat, 22 Mei 2026

Ini 10 Proyek Investasi yang Bakal kembali Diadu pada Final West Java Investment Challenge 2025

WJIC 2025 merupakan ajang seleksi dan kurasi proyek-proyek investasi strategis dari 27 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat

Tayang:
DPMPTSP Jabar
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat Dedi Taufik dalam paparannya di hadapan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. DPMPTSP Jabar terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan iklim investasi yang kondusif dan transparan. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Nazmi Abdurrahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sepuluh proyek investasi terbaik dari 27 Kabupaten/Kota di Jabar, resmi diumumkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jabar, dalam ajang West Java Investment Challenge (WJIC) 2025. 

WJIC 2025 merupakan ajang seleksi dan kurasi proyek-proyek investasi strategis dari 27 Kabupaten/Kota se-Jawa Barat, dengan fokus pada sektor infrastruktur perkotaan, industri, pertanian, dan pariwisata.

Sepuluh proyek besar ini telah lolos seleksi ketat, mulai dari pendampingan proposal, penjurian oleh panel independen, hingga evaluasi kelayakan ekonomi, sosial, dan keberlanjutan.  

Baca juga: Tergiur Status WhatsApp, Puluhan Ibu-ibu Cirebon Rugi 700 Juta: Tertipu Arisan dan Investasi Bodong

Proses penjurian WJIC 2025 melibatkan Tim Juri Independen yang berasal dari berbagai unsur strategis, antara lain perwakilan dari Kementerian Investasi/BKPM RI, Bank Indonesia, PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII), perbankan, Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP), konsultan finansial, dan tenaga ahli pendamping dari KPBU Jawa Barat.  

Kolaborasi lintas institusi ini bertujuan untuk memastikan bahwa proyek-proyek terpilih memiliki nilai keekonomian, kelayakan investasi, dan dampak pembangunan yang signifikan untuk Jabar Istimewa. 

Kepala DPMPTSP Jabar, Dedi Taufik mengatakan, WJIC bukan hanya menjadi ajang kompetisi proyek strategis, tetapi juga wujud nyata sinergi antar instansi dalam memperkuat posisi Jawa Barat sebagai provinsi tujuan utama investasi di Indonesia.  

“Dengan seleksi ketat dan pemilihan proyek-proyek unggulan, diharapkan WJIC menjadi pintu masuk investasi yang membawa dampak ekonomi jangka panjang, menciptakan lapangan kerja, dan mendukung pembangunan berkelanjutan di seluruh penjuru Jawa Barat,” ujar Dedi, Senin (21/7/2025). 

Dedi Taufik menyampaikan, bahwa proyek-proyek terpilih akan difasilitasi lebih lanjut untuk dipromosikan kepada investor potensial dalam dan luar negeri, termasuk dalam forum-forum investasi strategis yang akan datang.  

“WJIC tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga platform kolaboratif untuk memperkuat kapasitas daerah dalam mengemas peluang investasi yang berkualitas. Kami berharap proyek-proyek ini dapat menjadi motor penggerak pembangunan berkelanjutan di Jawa Barat,” ujarnya. 

Nantinya, kata dia 10 proyek ini akan memasuki tahap site visit untuk verifikasi lapangan dan pendalaman potensi langsung di lokasi proyek. 

Setelah itu, seluruh peserta akan mengikuti tahapan project expose yang akan diselenggarakan pada ajang promosi investasi berskala nasional dan internasional.  

Baca juga: Ramalan Zodiak Keuangan Rabu 9 Juli 2025: Taurus Manfaatkan Investasi, Virgo Tingkatkan Tabungan

“Proyek-proyek ini juga akan dikemas menjadi Investment Project Ready to Offer (IPRO) dan ditampilkan dalam katalog promosi resmi Pemprov Jawa Barat, serta disertakan dalam sesi business matching dengan calon investor strategis,” katanya. 

Deputi Kepala Perwakilan BI Jabar, Muslimin Anwar menyampaikan dorongan investasi diperlukan untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi. 

Oleh sebab itu, Bank Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berupaya menciptakan proyek investasi baru dari seluruh daerah di Jawa Barat, melalui WJIC 2025.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved