Jaga Kelestarian Lingkungan, Begini Cara Mengolah Sampah Dapur Jadi Eco Enzym
Bahan-bahan sisa dapur seperti kulit buah, sayuran, dan molase (gula tetes) bisa diolah menjadi eco enzym
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Siti Fatimah
Salah satu konsep yang akan diperkenalkan adalah keranjang Takakura, alat sederhana untuk mengubah sampah organik menjadi kompos.
“Banyak warga apartemen bingung soal pengolahan sampah. Keranjang Takakura bisa jadi solusi. Nanti akan kami sosialisasikan juga supaya sampah organik mereka tidak perlu dibuang keluar,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Rotary Club berharap masyarakat Bandung semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan.
Bukan hanya dari kampanye besar, tapi dari aksi nyata sederhana yang dimulai dari rumah masing-masing.
“Kalau kita bisa membuat sampah rumah tangga tidak keluar rumah, TPA tidak akan penuh. Ini cara kecil, tapi efeknya besar. Inilah bentuk nyata sumbangsih Rotary untuk kota ini,” ucap Endang.
| Dedi Mulyadi Minta 7,5 Persen APBD untuk Infrastruktur, Diky Candra Pilih Fokus Tangani Sampah |
|
|---|
| Darurat Sampah, DPRD Kabupaten Bandung Dorong Kemitraan Swasta Tangani 1.800 Ton per Hari |
|
|---|
| Prihatin Kondisi Monumen Perjuangan, Dedi Mulyadi Dorong Penataan PKL dan Sampah di Kota Bandung |
|
|---|
| Langkah Baru Dedi Mulyadi, Sampah Bogor Raya Diolah Jadi Energi Listrik Lewat Kerja Sama PSEL |
|
|---|
| Sampah Kiriman Membanjiri Pantai Timur Pangandaran, Operasional Wisata Ikut Terganggu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/cara-mengolah-sampah-dapur-menjadi-eco-enzym.jpg)