Perjalanan Lima Tahun Silmi Jadi Barista: Dulu Hanya Anggap Kerjaan, Kini Jadi Ruang Bertumbuh
Perjalanan Silmi di dunia kopi tidaklah instan. Lima tahun lalu, ia tak pernah membayangkan akan berdiri di panggung kompetisi seperti hari ini.
Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
“Aku suka ditanya targetnya apa tahun ini ? Itu memicu aku untuk punya arah, dan ketika ditawarin ikut kompetisi, ya aku anggap itu tantangan dan kesempatan,” ucapnya.
Setelah bergabung di Fugol, Silmi pun menyadari satu hal penting, bahwa setiap orang punya resep manual brew sendiri.
Selama ini, ia hanya memegang satu resep standar yang tak pernah diubah.
Tapi di Fugol, ia melihat barista lain punya pendekatan berbeda. Saat ia mencicipi seduhan temannya, rasanya sangat berbeda, dan itu jadi titik balik.
“Aku baru tahu ternyata rasa kopi bisa keluarin rasa kayak brown sugar, orange, bahkan berries. Dulu aku cuma pakai satu resep pembuatan dan rasanya selalu sama,” tuturnya.
Ia pun mulai belajar lebih dalam mulai dari karakter biji kopi, suhu air, grind size, sampai teknik pouring, semuanya diulang dari awal, meski sudah lima tahun bekerja sebagai barista.
“Rasanya kayak terlambat tahu. Ilmu yang harusnya bisa aku pelajari dari dulu, baru aku kejar sekarang,” kata dia.
Meski masih ada stereotip bahwa barista perempuan hanya pemanis di balik bar, Silmi memilih membuktikan sebaliknya. Ia percaya bahwa kemampuan tak ditentukan oleh gender, tapi kemauan untuk belajar.
“Di Fugol, cewek itu enggak dinilai dari wajah manis, tapi dari kemauan belajar. Cewek juga diprioritaskan karena dianggap lebih terorganisir dan cepat belajar,” katanya.
Ia mengakui, butuh keberanian untuk tampil di kompetisi dan membuka diri terhadap dunia perkopian yang lebih luas.
Tapi justru dorongan dari lingkunganlah yang membuatnya akhirnya bisa berdiri di panggung Kopi Festival Indonesia.
Kini, setelah pengalaman pertamanya di kompetisi, Silmi merasa semakin terhubung dengan dunia kopi. Ia berharap bisa terus berkembang, mengikuti tren dan teknik terbaru, serta membawa nama Fugol Coffee lebih dikenal luas.
Bandung Jadi Tuan Rumah Event Kecantikan, Keseruan Watsons Beauty My Way di Paskal 23 |
![]() |
---|
Tren Sepatu Tipis Bergaya Klasik Kian Diminati Pecinta Fesyen di Kota Bandung |
![]() |
---|
Lokasi Nobar Persib Bandung vs Bali United Malam Ini, dari Gratis sampai Berbayar |
![]() |
---|
10 Lokasi Nobar Persib Bandung vs Bali United Jumat 18 April 2025 di Bandung Raya, Bobotoh Merapat |
![]() |
---|
17 Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Australia Sore Ini di Bandung Raya, Ada Bioskop hingga Kafe |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.