Mitos Dilarang ke Luar Pada Malam 1 Suro yang Beredar di Masyarakat Jawa, Ini Penjelasan Budayawan
Malam 1 Suro identik dengan banyak sekali mitos. Tak aneh kemudian jika berbagai macam larangan dan mitos berseliweran tentang malam 1 suro.
Oleh karena itulah kemudian muncul larangan atau pepali yang menganjurkan agar masyarakat Jawa tidak keluar rumah pada waktu tersebut, yakni pada malam 1 Suro.
"Itu tentu sebuah mitos. Tetapi substansinya dalam mitos itu ada nilai yaitu dalam memaknai pergantian tahun dilakukan dengan cara berdiam diri sembari melakukan doa kepada Yang Maha Kuasa," jelas dia.
Mitos Malam 1 Suro
Tundjung menjelaskan, banyaknya mitos di malam 1 Suro dapat dikatakan sebagai bentuk pemuliaan bulan, di mana didalamnya terdapat hari Asyura.
Ini ditandai dengan peristiwa besar yang diciptakan oleh Tuhan sebagai bukti kekuasaan-Nya.
"Misalnya, di bulan Suro banyak kejadian seperti diselamatkan Nabi Musa dan kaumnya dari Firaun,"
"Ada juga peristiwa besar lain seperti hari di mana Nabi Yunus diselamatkan dari perut ikan," kata Tundjung.
Tundjung menuturkan ketika Sultan Agung melihat adanya peristiwa-peristiwa besar di bulan Muharam tersebut, ia kemudian menggabungkan kalender Jawa dan Hijriah.
Hal ini dilakukan sebagai upaya menjadikan momen tersebut sebagai pengingat bagi orang Jawa akan kebesaran dan kekuasaan Sang Maha Pencipta.
"Maka agar tuntunan itu lestari, satu-satunya dibungkus melalui mitos-mitos di seputar malam 1 Suro,"
"Intinya semua mitos dalam bentuk kepercayaan maupun ritual terkait 1 Suro itu esensinya adalah harmonisasi dalam tata kehidupan semesta ini," ujarnya. (*)
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Budayawan Jelaskan Larangan Keluar Pada Malam 1 Suro hingga Mitos Kesialan
| Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini Minggu 10 Mei 2026, Pertamax hingga Dexlite |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Bakal Atur Tinggi Gedung di Jabar, Dilarang Lebih Tinggi dari Bangunan Negara |
|
|---|
| Daftar 28 SMA dan SMK di Jabar yang Akan Jadi Sekolah Maung, Dimulai pada Tahun Ajaran 2026/2026 |
|
|---|
| Nisya Ahmad Dorong Penguatan Peran Pemuda dan Tata Kelola Pemerintahan dalam Kegiatan Pengawasan |
|
|---|
| Disdik Jabar Larang Perpisahan Mewah, SMAN 3 dan SMAN 5 Bandung Pilih Konsep Sederhana di Sekolah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/20230718_GANI_04.jpg)