Sabtu, 2 Mei 2026

VIRAL, Babi Pink Bikin Heboh Berkeliaran di Jalanan Cicendo Bandung, Ini Kronologinya

Seekor babi berwarna merah muda tampak berkeliaran di kawasan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.

Tayang:
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Giri
Tangkapan Layar
BABI BERKELIARAN - Seekor babi berkeliaran di kawasan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Minggu (22/6/2025). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Seekor babi berwarna merah muda tampak berkeliaran di kawasan Arjuna, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.

Babi tersebut terekam kamera pengendara yang melintas dan videonya ramai di media sosial Instagram pada Senin (23/6/2025).

Babi tersebut terlihat berada di bundaran dekat Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung di Cicendo

Kapolsek Cicendo, Kompol Dadang Gunawan, belum dapat menjelaskan terkait kasus itu secara terperinci.

"Mohon waktu, kabar (babi berkeliaran) sudah dari tadi. Saya belum mendapat informasi A1," kata Dadang, Senin.

Elin (50) seorang warga yang melihat langsung, mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (22/6/2025) siang. Babi tersebut, katanya, dari Rumah Potong Hewan (RPH) Ciroyom.

Baca juga: Disdagin Bandung Lakukan Pengawasan ke Retail Setelah Muncul 9 Jajanan Anak Mengandung Babi

Peristiwa tersebut pun menjadi pemandangan unik baginya. Pasalnya, selama 25 tahun membuka kios di kawasan bundaran Jatayu, kejadian kemarin adalah yang pertama kali.

Keberadaan babi di jalan raya itu pun menurut Elin kontan menarik perhatian warga di sekitar lokasi, termasuk pengendara yang melintas.

Meski menyebut babi tersebut tampak lucu dengan kulitnya yang pink, Elin tak memungkiri kalau ada perasaan takut. Terutama saat mendengar bunyi-bunyian mirip orang mengorok dari hewan tersebut.

Babi pink itu, kata Elin, sempat berlari-lari hingga ke Jalan Arjuna.

Babi itu akhirnya digiring oleh petugas dan sekuriti dari RPH Ciroyom. Proses tersebut menurutnya memakan waktu sekitar setengah jam.

“Dia lari-lari tapi seperti enggak galak. Akhirnya dikejar sama petugasnya, digiring lagi ke RPH,” ujar Elin.

Petugas keamanan RPH Ciroyom, Didin, membenarkan adanya peristiwa itu. Dia menjelaskan, kejadian bermula saat petugas hendak memindahkan babi ke kandang peristirahatan sebelum dipotong.

Saat prosesnya, ternyata dua ekor melarikan diri dari kandang, namun tak lantas lari ke jalan, sebab pintu gerbang RPH tertutup rapat.

Baca juga: Mantan Kepala BBPPK dan PKK Lembang Jadi Tersangka Korupsi 11 Proyek Fiktif, Negara Rugi Rp 1,9 M

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved