Selasa, 19 Mei 2026

Turki Buka 25 Situs Budaya Bersejarah untuk Dikunjungi Wisatawan pada Malam Hari

Pada Musim panas tahun ini, proyek tersebut akan diperluas dengan membuka total sebanyak 25 situs bersejarah

Tayang:
istimewa
MUSEUM DI TURKI - Proyek Night Museums (Museum Malam Hari), yang memberikan kesempatan bagi para pengunjung untuk menjelajahi situs budaya Turki pada malam hari, akan kembali hadir dengan musim barunya pada Juni 2025. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Nazmi Abdurrahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Proyek Night Museums (Museum Malam Hari), yang memberikan kesempatan bagi para pengunjung untuk menjelajahi situs budaya Turki pada malam hari, akan kembali hadir dengan musim barunya pada Juni 2025. 

Proyek ini pertama kali diluncurkan oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Turki tahun lalu dan mendapatkan antusias yang luar biasa.

Proyek ini berhasil menarik lebih dari 395.000 pengunjung ke berbagai situs warisan budaya paling penting di Turki, termasuk kota kuno Efesus di Izmir dan kompleks arkeologi Hierapolis (Pamukkale) di Denizli. 

Baca juga: Mengintip Pantai Madasari, Surga Wisata Baru di Pangandaran yang Penuh Pesona

Pada Musim panas tahun ini, proyek tersebut akan diperluas dengan membuka total sebanyak 25 situs bersejarah di seluruh negeri dan akan di buka hingga larut malam.
 
Inisiatif ini mengubah situs-situs budaya menjadi destinasi malam yang hidup, mendorong para wisatawan untuk menjelajahi lebih banyak tempat dalam suasana yang berbeda. 

Selain menambah daya tarik wisata, program ini juga mendukung pariwisata berkelanjutan dengan cara menyebarkan arus kunjungan sepanjang hari, Pendekatan ini sejalan dengan visi besar Turki untuk memperluas sektor pariwisata hingga mencakup 81 kota dan berlangsung selama 12 bulan dalam setahun.

Berkat keberhasilan pada musim sebelumnya, proyek ini kini diperluas hingga mencakup 25 lokasi, termasuk Menara Galata di Istanbul, situs arkeologi penting dan kota bawah tanah di Cappadocia, serta berbagai tempat bersejarah memukau lainnya yang tersebar di seluruh penjuru Turki.

Sebagai bagian dari Proyek Night Museums, sejumlah landmark budaya utama di Istanbul dan Ankara, yang merupakan dua pusat kebudayaan utama Turki, akan memperpanjang jam operasional mereka hingga malam hari. 

Di Istanbul, beberapa museum ternama seperti Museum Arkeologi (kecuali area yang sedang ditutup), Museum Sejarah dan Pengalaman Hagia Sophia, serta Museum Seni Turki dan Islam akan tetap buka hingga pukul 22.00. 

Sementara itu, Menara Galata yang terkenal dan menjadi salah satu icon kota, dapat dikunjungi hingga pukul 23.00. Di ibu kota Turki, Ankara, dua museum tertua yang berperan penting dalam sejarah awal Republik juga akan terbuka bagi pengunjung di malam hari. 

Baca juga: Museum Terbuka Domba Garut, Membangun Peternakan Dengan Pendekatan Budaya di Jabar

Museum Peradaban Anatolia, yang menyimpan koleksi artefak luar biasa dari peradaban Hittite, Urartu, Frigia, dan lainnya, begitu juga dengan Museum Etnografi, tempat peristirahatan pertama Atatürk, akan tetap buka hingga pukul 21.00.

Museum Arkeologi bawah laut Bodrum di Muğla akan menyambut pengunjung hingga pukul 22.00, dan Kota Kuno Hierapolis di Denizli dapat dikunjungi hingga pukul 23.00, di wilayah pesisir Mediterania Turki, kunjungan malam juga akan tersedia di Antalya. 

Dimana Museum Antalya, Museum Alanya, Museum Nekropolis, serta Situs Arkeologi Aspendos, Patara, dan Side akan buka hingga pukul 22.00.

Menerangi Masa Lalu di Seluruh Anatolia

Banyak peninggalan bersejarah lainnya di seluruh Turki juga akan memperpanjang jam operasionalnya. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved