Cacing Hati Pada Daging Hewan Kurban Masih Ditemukan, Ini Langkah DKPP Kota Bandung
Daging yang terdapat cacing hati tersebut sudah ditangani dengan prosedur pemisahan atau apkir.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, telah melakukan pemeriksaan ketat terhadap hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha, baik sebelum maupun setelah pemotongan.
Berdasarkan data DKPP Kota Bandung, hingga hari kedua tasyrik Idul Adha, tim DKPP telah menjangkau sebanyak 177 titik pemotongan, dan memeriksa 740 ekor sapi serta 962 ekor domba/kambing.
"Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada temuan yang berbahaya. Hanya beberapa kasus ringan seperti cacing hati, dan itu pun langsung ditangani," ujar Kepala DPKP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, Minggu (8/6/2025).
Hanya saja dia belum merinci jumlah daging yang terdapat cacing hati itu. Tetapi, dia memastikan bahwa daging yang terdapat cacing hati tersebut sudah ditangani dengan prosedur pemisahan atau apkir.
Sementara untuk proses distribusi dan pemeriksaan daging, dia memastikan berjalan tertib dan profesional, sehingga secara umum pelaksanaan kurban di Kota Bandung berjalan baik.
"Ini berkat kerja sama semua pihak, dari panitia pemotongan, petugas lapangan, hingga warga yang semakin peduli pada kesehatan dan kelayakan hewan kurban," katanya.
Ia mengatakan, pelaksanaan kurban tahun ini banyak panitia kurban di masjid dan lingkungan RT/RW telah memahami prosedur pemotongan dan distribusi daging secara higienis dan efisien.
"Panitia di lapangan sudah memotong daging dalam bentuk kecil dan siap diperiksa. Ini menunjukkan peningkatan pemahaman tentang pentingnya kesehatan dan kebersihan," ucap Gin Gin.
Upaya ini merupakan hasil dari program pelatihan teknis pemotongan hewan kurban yang diselenggarakan DKPP jauh sebelum Iduladha. Pelatihan menyasar para pengurus masjid (DKM) dan relawan di berbagai wilayah Kota Bandung.
Jika dibandingkan tahun sebelumnya, kata dia, tingkat kebersihan dan kesehatan hewan meningkat, dengan minimnya temuan pada organ seperti ginjal, paru, atau trakea.
"Sekarang banyak yang beli online atau pesan dari luar kota. Sehari sebelum Iduladha, bahkan banyak panitia kebanjiran kiriman hewan dari luar daerah. Ini menggambarkan dinamika baru dalam pelaksanaan kurban," katanya.
Gin Gin mengatakan, untuk perputaran ekonomi pun tetap hidup. Sebab, transaksi pembelian hewan dari peternak lokal mencapai 10.000 hingga 11.000 ekor, meskipun sedikit menurun dari tahun sebelumnya.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan kurban tahun ini di Kota Bandung tidak terlepas dari kolaborasi semua pihak, masyarakat, panitia masjid, relawan, serta dukungan teknis dari DKPP.
"Semangat gotong royong ini harus terus dijaga. Kami di pemerintah hanya memfasilitasi, tapi ujung tombaknya adalah warga. Tahun ini kami melihat partisipasi warga luar biasa," ujar Gin Gin.
Jus dari Buah-buahan Segar Ini Bisa Bantu Turunkan Kolesterol Setelah Makan Daging Sapi dan Kambing |
![]() |
---|
Perayaan Iduladha 1446 H di Sejumlah Masjid di Bandung |
![]() |
---|
Cikiwul Viral Lagi, setelah Dulu Preman Cikiwul Ditangkap, Kini soal Tebus Daging Kurban Rp 15 Ribu |
![]() |
---|
Nobar Timnas Sambil Menjaga Domba Kurban di Masjid Lautze 2 Bandung |
![]() |
---|
Viral, Warga Tangerang Temukan Tulisan Nama di Daging Kurban Disebut Keajaiban, Warganet Meragukan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.