Kamis, 23 April 2026

Satu Rumah di Kota Bandung Ambruk karena Cuaca Ekstrem, Farhan Minta Warga Waspada Perubahan Cuaca

Satu unit rumah di Jalan Pasirluyu, RT 03/02, Kota Bandung, ambruk setelah diterjang hujan deras disertai angin kencang, Sabtu (31/5/2025).

istimewa
AMBRUK - Satu unit rumah di Jalan Pasirluyu, RT 03/02, Kelurahan Pasirluyu, Kecamatan Regol, Kota Bandung, ambruk setelah diterjang hujan deras disertai angin kencang, Sabtu (31/5/2025). Rumah yang tampak sudah lapuk tersebut ambruk pada bagian atap dan dinding hingga material bangunan berserakan di lantai. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Satu unit rumah di Jalan Pasirluyu, RT 03/02, Kelurahan Pasirluyu, Kecamatan Regol, Kota Bandung, ambruk setelah diterjang hujan deras disertai angin kencang, Sabtu (31/5/2025).

Rumah yang tampak sudah lapuk tersebut ambruk pada bagian atap dan dinding hingga material bangunan berserakan di lantai. Sehingga, untuk saat ini sudah tidak bisa digunakan dan harus segera diperbaiki.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan kondisi cuaca saat ini memang perlu diwaspadai bersama terutama terhadap kerusakan rumah karena sudah masuk kemarau basah, di mana curah hujan tetap tinggi dan tidak bisa diprediksi.

Baca juga: Belum Berdampak, 100 Hari Kerja Farhan-Erwin Malah Disebut Mirip Ridwan Kamil: Banyak Seremonial

"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa. Tapi beberapa warga kehilangan tempat tinggal. Ini yang menjadi perhatian utama kami," ujarnya saat meninjau rumah ambruk, Minggu (1/6/2025).

Menurut Farhan, dampak dari cuaca ekstrem ini tidak hanya menyebabkan banjir, tetapi juga meningkatkan risiko rumah-rumah warga yang sudah rapuh menjadi roboh atau terdampak longsor.

Terkait rumah ambruk, pemerintah akan segera memberikan bantuan sebesar Rp5 juta per KK untuk menyewa tempat tinggal sementara, termasuk bantuan sembako.

"Kami sudah bekerja sama dengan para pengusaha untuk memperbaiki rumah-rumah warga yang tidak layak huni. Insya Allah semua tertangani," kata Farhan.

Tak hanya bantuan darurat, Farhan juga mengumumkan rencana jangka panjang melalui program Renovasi 1.000 Rumah yang ditargetkan selesai hingga tahun 2026.

Namun, ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca. Sedangkan, pemerintah akan melakukan respons cepat bersama para pemangku kepentingan dalam membantu warga yang terdampak bencana.

"Segera melapor jika terdapat potensi bahaya (bencana) di lingkungan sekitar," ujar Farhan. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved