Sabtu, 16 Mei 2026

Cuaca Ekstrem di Laut Selatan Garut, Kapal Batubara Terpaksa Parkir di Perairan Santolo

Akibat cuaca buruk, sebuah kapal pengangkut batu bara terlihat parkir di Perairan Santolo, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Tayang:
Istimewa/Dok - Satpolairud Polres Garut
PANTAU KAPAL - Kasatpolairud Polres Garut Iptu Aep Saprudin memantau kapal pengangkut batu bara yang tengah menepi lantaran terkendala cuaca ekstrem di perairan Santolo Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (21/5/2025). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Akibat cuaca buruk, sebuah kapal pengangkut batu bara terlihat parkir di Perairan Santolo, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kapal tersebut terpantau menepi di perairan Garut sejak Rabu (21/5/2024) pagi.

Menepinya kapal pengangkut batu yang memiliki nama emas hitam itu awalnya diduga mengalami kecelakaan laut.

Baca juga: Cuaca Ekstrem di Pangandaran, Ratusan Perahu Nelayan Rusak Diterjang Ombak

Namun, setelah diperiksa oleh Satpolairud Polres Garut Polda Jabar, kapal tersebut diketahui tengah berlindung dari hempasan ombak.

"Kapal sedang berlindung dari cuaca buruk, jadi lepas jangkar di kawasan Santolo," ujar Kasatpolairud Polres Garut Iptu Aep Saprudin.

Ia menuturkan bahwa pihaknya memperoleh kabar mengenai sebuah kapal yang menurunkan jangkar di wilayah perairan Garut sekitar pukul 09.00 pagi.

Menindaklanjuti informasi tersebut, ia dan tim segera menuju lokasi untuk melakukan verifikasi langsung.

Setelah dilakukan pemeriksaan di lapangan, diketahui bahwa kapal tersebut tengah berlindung.

"Kapalnya sementara bertahan tidak berlayar," ungkapnya.

Ia menjelaskan, kapal tersebut mengangkut batu bara dengan tujuan Kabupaten Cilacap.

Pihaknya menyebut saat ini belum bisa mendekati kapal pengangkut emas hitam itu lantaran masih terkendala cuaca ekstrem.

Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini untuk 12-13 Mei 2025, Jawa Barat Waspada Cuaca Ekstrem selama Libur

"Cuaca di sini memang sedang buruk, jadi tadi saya pas mengecek belum bisa naik ke kapal, saat memungkinkan nanti akan dicek lagi ke kapal menggunakan perahu Satpolairud," tandasnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved