Kuliner Jepang, Ramen dan Sushi Ini Hadir Lewat Konsep Conveyor Belt
Konsep conveyor belt-ban berjalan yang menyuguhkan makanan langsung ke meja pelanggan menjadi daya tarik baru yang mencuri perhatian.
Penulis: Nappisah | Editor: Siti Fatimah
Menurut Chintya, Bandung dipilih sebagai salah satu titik pengembangan karena kota ini dinilai strategis, baik dari segi populasi maupun gaya hidup warganya yang sangat terbuka terhadap tren baru.
“Kalau kita lihat Bandung mungkin lebih ke ibu kota kedua, populasinya besar dan permintaan untuk buka di sini juga tinggi. Di sini juga banyak mall, sedangkan RamenYA! belum punya gerai yang stand alone. Jadi, sebisa mungkin kita hadir di setiap mall agar bisa mendekatkan diri ke pecinta ramen dan sushi,” jelasnya.
Sepanjang bulan Mei ini, kata dia, pihaknya menghadirkan berbagai bundling menarik,antara lain: 2 Chicken Dry Ramen + 2 Ocha hanya Rp55 ribu, Bundling khusus di aplikasi GrabFood, Salmon Head Teriyaki dan Salmon Head Shioyaki dibanderol hanya Rp20 ribu saja.
Bagi pengunjung, konsep ini bukan hanya memudahkan, tapi juga menawarkan keseruan baru dalam menikmati makanan Jepang.
“Seru aja sih, nunggu makanan lewat dan bisa ambil sendiri. Jadi lebih interaktif," ujar Adit (24), pengunjung asal Kota Bandung. (
Anggota DPRD Jabar Aten Munajat Dorong Pemprov Tuntaskan Status Lahan Sekolah di Tanah Kas Desa |
![]() |
---|
Presiden Sudah Penuhi Tuntutan Ojol, Sekjen Setia Prabowo: Jaga Persatuan Bangsa, Stop Adu Domba! |
![]() |
---|
Universitas Widyatama Dorong Literasi Digital Guru SMAN 1 Padalarang melalui Pelatihan AI |
![]() |
---|
Jadi Posko Darurat, Korban Demo di Bandung Dilarikan ke Unisba |
![]() |
---|
Aksi Ojol di Garut, Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Affan Kurniawan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.