Universitas Widyatama Dorong Literasi Digital Guru SMAN 1 Padalarang melalui Pelatihan AI
Universitas Widyatama melaksanakan PKM bekerja sama dengan SMA Negeri 1 Padalarang
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Universitas Widyatama, melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bekerja sama dengan SMA Negeri 1 Padalarang untuk meningkatkan literasi digital guru dan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam pembelajaran.
Program ini merujuk pada Naskah Akademik Pedoman Pembelajaran Koding dan AI 2025, pedoman resmi yang akan diterapkan secara nasional mulai dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah, baik SMA maupun SMK. Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan Rencana Strategis Kecerdasan Artifisial Indonesia 2020–2045, khususnya prioritas percepatan pendidikan dan riset.

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Pelaksana, Azizah Zakiah, S.Kom., M.T., didampingi Ketua Cluster, Dr. Yenie Sukriyah, S.Si., M.Si., serta tim anggota Dr. Viddi Mardiansyah, S.Si., M.T., dan Ulil Surtia Zulpratita, S.T., M.T. Tim Universitas Widyatama menghadirkan program pelatihan AI yang interaktif dan praktis, bertujuan memberdayakan guru untuk menggunakan teknologi modern secara kreatif dalam proses pembelajaran.
Kepala SMAN 1 Padalarang, Ibu Lina, S.Pd., M.T., menyambut hangat kolaborasi ini.
Menurutnya, program ini merupakan langkah strategis untuk mempersiapkan guru menghadapi era digital dan memperkuat inovasi pembelajaran berbasis teknologi di sekolah.
SMAN 1 Padalarang, yang memiliki fasilitas memadai seperti komputer, proyektor, dan jaringan internet stabil, menjadi lokasi ideal bagi pelaksanaan kegiatan ini.
Guru-guru yang sebelumnya terbiasa menggunakan teknologi dasar kini diperkenalkan pada konsep AI sesuai pedoman nasional, termasuk ChatGPT untuk menyusun materi ajar, Canva AI untuk desain media pembelajaran kreatif, dan Grammarly AI untuk penulisan Bahasa Inggris.
Selain itu, guru juga mendapatkan pengalaman langsung melalui simulasi kasus penggunaan AI dalam kegiatan belajar mengajar.
“Kami ingin guru tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga menggunakannya secara etis, kreatif, dan efektif dalam pembelajaran,” ujar Azizah Zakiah. “Panduan AI mandiri ini disusun berdasarkan naskah akademik nasional 2025 dan Rencana Strategis AI Indonesia, agar guru dapat belajar secara mandiri dan menerapkan teknologi AI secara optimal di kelas. Panduan ini juga menjadi fondasi untuk memasukkan pembelajaran coding dan AI secara bertahap ke kurikulum dari SD hingga SMA/SMK.”
Program ini selaras dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), di mana mahasiswa Universitas Widyatama berperan sebagai fasilitator dan pendamping guru.
Kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi, termasuk keterlibatan mahasiswa dan dosen dalam pengabdian masyarakat serta penerapan hasil akademik untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Identifikasi awal menunjukkan perlunya peningkatan pemahaman guru tentang AI, optimalisasi fasilitas teknologi, dan panduan belajar mandiri berbasis AI.
Sebagai solusinya, tim Universitas Widyatama menyusun pelatihan teori dan praktik AI, optimisasi fasilitas sekolah, dan modul pembelajaran AI yang sesuai kurikulum nasional, pedoman naskah akademik Februari 2025, serta prioritas strategis AI nasional pada pendidikan dan riset.
Sebagai bagian dari pelatihan, guru juga diperkenalkan pada perjalanan evolusi Artificial Intelligence dari masa ke masa, mulai dari Classical AI (1970–1990) yang menekankan logika dan aturan dasar, berkembang ke Predictive AI (1990–2020) yang mampu menganalisis data untuk memprediksi tren, hingga era Generative AI (2020–2030) dengan kemampuan menciptakan konten baru dan model bahasa canggih, serta proyeksi ke era Interactive & Interconnected AI, Wearable AI (2030–2040), Artificial General Intelligence (2040–2050), hingga Artificial Superintelligence (2050 dst.).
Pemahaman mendalam tentang evolusi ini memberikan gambaran kepada guru tentang Masyarakat 5.0 di masa yang akan datang, yang menggabungkan AI, teknologi kuantum, IoT, dan teknologi mutakhir lainnya di semua industri dan aktivitas sosial, serta menciptakan nilai baru dari inovasi.
Jadi Posko Darurat, Korban Demo di Bandung Dilarikan ke Unisba |
![]() |
---|
Aksi Ojol di Garut, Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Affan Kurniawan |
![]() |
---|
Mega Travel Fair di Bandung, Ada Diskon Tiket Pesawat Hingga Hotel |
![]() |
---|
Ketua Komisi 3 DPRD Jabar Ingatkan Kajian Mendalam Sebelum Bentuk Super Holding BUMD |
![]() |
---|
Industri Asuransi Optimis Tetap Tumbuh, FWD Insurance Luncurkan FWD Essential Future |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.