Anak Anda Berperilaku Seperti Ini? Yuk Kenali Penyakit ADHD dan Cara Terapinya
Masalah kesehatan ini merupakan kondisi yang membuat anak mengalami gangguan psikiatrik
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Apa itu ADHD? Pertanyaan ini mungkin akan muncul di tengah masyarakat yang masih asing terhadap isu kesehatan mental.
Dikutip dari laman resmi Kemenkes, ADHD adalah singkatan dari Attention Deficit Hyperactivity Disorder.
Masalah kesehatan ini merupakan kondisi yang membuat anak mengalami gangguan psikiatrik yang ditunjukkan dengan gangguan memfokuskan perhatian secara berlebihan dan hiperaktivitas.
Ada 3 karakteristik utama ADHD pada anak yang biasa ditemukan (Stahl, 2009), yaitu:
Inatensi
Kesulitan mempertahankan fokus
Gagal fokus pada hal detail
Terlihat tidak mendengarkan
Kesulitan mengikuti instruksi
Kesulitan mengorganisasi
Sering kehilangan barang dll
Hiperaktif
Gelisah
Tidak bisa duduk diam
Tidak bisa antri
Lari atau memanjat tak terkendali
Bergerak tanpa kendali
Banyak bicara
Impulsif
Kesulitan menunggu giliran
Menjawab impulsif tanpa menunggu selesai
Memotong pembicaraan orang lain
Seorang anak ADHD biasanya menunjukkan 1 atau lebih dari kategori perilaku diatas. Gejala ADHD yang tampak pada seorang anak, biasanya akan muncul sebelum usia 7 atau 12 tahun.
Namun para orang tua tidak perlu takut, karena dengan terapi pengobatan maupun terapi non pengobatan, ADHD akan membantu anak dalam mengatasi masalah yang dialaminya.
Terapi Anak dengan Gangguan ADHD
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa terdapat banyak pilihan terapi yang bisa dilakukan untuk mengendalikan ADHD pada anak, diantaranya adalah
Terapi farmakologi (Terapi Pengobatan) dengan menggunakan obat stimulan methylphenidate dan amphetamine sulphate dan obat non stimulan seperti atomoxetine.
Terapi non farmakologi (Terapi non pengobatan) dengan neurofeedback, yaitu terapi kognitif dan perilaku untuk melatih fungsi otak.
Dalam menghadapi kondisi ADHD pada anak, dukungan dan kasih sayang orang tua merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh sang anak.
Sehingga menjaga hubungan emosional yang baik diharapkan dapat memberi pengaruh positif terhadap perbaikan kondisi pada anak.
Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan dalam menangani anak dengan ADHD di rumah:
Memberikan instruksi yang jelas: Berikan instruksi yang sederhana, langsung, dan spesifik.
Jika perlu, gunakan panduan visual atau daftar tugas yang jelas untuk membantu anak memahami dan mengingat tugas yang harus dilakukan.
Mengatur waktu untuk berolahraga dan kegiatan fisik
Makanan sehat dan pola tidur yang teratur
Dukungan dan komunikasi
Pujian dan penghargaan untuk memperkuat motivasi dan meningkatkan kepercayaan diri mereka.
Menggunakan strategi belajar yang efektif: Visual, Auditory, Kinestetik
Penanganan dini pada anak dengan ADHD yang diawali dengan rutin melakukan pemeriksaan merupakan langkah bijaksana yang bisa dilakukan oleh para orangtua, sehingga proses penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat dari petugas kesehatan.
| Tribun Jabar Bersilaturahmi ke Diskominfo Indramayu, Sepakat Lanjutkan Kolaborasi |
|
|---|
| Kopjas BLM Kolaborasi dengan BPR Indramayu Jabar Salurkan Kredit bagi Pensiunan ASN dan TNI/Polri |
|
|---|
| bank bjb Dukung Pertumbuhan Pedagang Lewat Program bjb Sambang Pasar |
|
|---|
| Pertamina Patra Niaga Regional JBB Beri Bantuan Warga Terdampak Bencana Longsor di Desa Pasirlangu |
|
|---|
| Pertamina Patra Niaga Regional JBB Perkuat Mitigasi Bencana lewat Penanaman 1.300 Pohon Saninten |
|
|---|