Kamis, 14 Mei 2026

Anak Anda Berperilaku Seperti Ini? Yuk Kenali Penyakit ADHD dan Cara Terapinya

Masalah kesehatan ini merupakan kondisi yang membuat anak mengalami gangguan psikiatrik

Tayang:
Editor: Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Apa itu ADHD? Pertanyaan ini mungkin akan muncul di tengah masyarakat yang masih asing terhadap isu kesehatan mental.

Dikutip dari laman resmi Kemenkes, ADHD adalah singkatan dari Attention Deficit Hyperactivity Disorder.

Masalah kesehatan ini merupakan kondisi yang membuat anak mengalami gangguan psikiatrik yang ditunjukkan dengan gangguan memfokuskan perhatian secara berlebihan dan hiperaktivitas.

Ada 3 karakteristik utama ADHD pada anak yang biasa ditemukan (Stahl, 2009), yaitu:

Inatensi

Kesulitan mempertahankan fokus

Gagal fokus pada hal detail

Terlihat tidak mendengarkan

Kesulitan mengikuti instruksi

Kesulitan mengorganisasi

Sering kehilangan barang dll

Hiperaktif

Gelisah

Tidak bisa duduk diam

Tidak bisa antri

Lari atau memanjat tak terkendali

Bergerak tanpa kendali

Banyak bicara

Impulsif

Kesulitan menunggu giliran

Menjawab impulsif tanpa menunggu selesai

Memotong pembicaraan orang lain

Seorang anak ADHD biasanya menunjukkan 1 atau lebih dari kategori perilaku diatas. Gejala ADHD yang tampak pada seorang anak, biasanya akan muncul sebelum usia 7 atau 12 tahun.

Namun para orang tua tidak perlu takut, karena dengan terapi pengobatan maupun terapi non pengobatan, ADHD akan membantu anak dalam mengatasi masalah yang dialaminya.

Terapi Anak dengan Gangguan ADHD

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, bahwa terdapat banyak pilihan terapi yang bisa dilakukan untuk mengendalikan ADHD pada anak, diantaranya adalah

Terapi farmakologi (Terapi Pengobatan) dengan menggunakan obat stimulan methylphenidate dan amphetamine sulphate dan obat non stimulan seperti atomoxetine.

Terapi non farmakologi (Terapi non pengobatan) dengan neurofeedback, yaitu terapi kognitif dan perilaku untuk melatih fungsi otak.

Dalam menghadapi kondisi ADHD pada anak, dukungan dan kasih sayang orang tua merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh sang anak.

Sehingga menjaga hubungan emosional yang baik diharapkan dapat memberi pengaruh positif terhadap perbaikan kondisi pada anak.

Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan dalam menangani anak dengan ADHD di rumah:

Memberikan instruksi yang jelas: Berikan instruksi yang sederhana, langsung, dan spesifik.

 Jika perlu, gunakan panduan visual atau daftar tugas yang jelas untuk membantu anak memahami dan mengingat tugas yang harus dilakukan.

Mengatur waktu untuk berolahraga dan kegiatan fisik

Makanan sehat dan pola tidur yang teratur

Dukungan dan komunikasi

Pujian dan penghargaan untuk memperkuat motivasi dan meningkatkan kepercayaan diri mereka.

Menggunakan strategi belajar yang efektif: Visual, Auditory, Kinestetik

Penanganan dini pada anak dengan ADHD yang diawali dengan rutin melakukan pemeriksaan merupakan langkah bijaksana yang bisa dilakukan oleh para orangtua, sehingga proses penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat dari petugas kesehatan.

 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved