Pemkab Majalengka Siapkan Kerja Sama dengan Yonif 321 untuk Barak Militer Program Dedi Mulyadi
Pemerintah Kabupaten Majalengka menyatakan tengah menyiapkan kerja sama dengan Batalyon Infanteri 321/Galuh Taruna.
Penulis: Adhim Mugni Mubaroq | Editor: Januar Pribadi Hamel
Laporan Kontributor Adim Mubaroq
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka menyatakan tengah menyiapkan kerja sama dengan Batalyon Infanteri 321/Galuh Taruna (Yonif 321/GT) dalam rangka mendukung program pembinaan remaja yang diinisiasi oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Program yang dikenal sebagai barak militer ini menyasar remaja yang terlibat dalam perilaku menyimpang seperti tawuran, bolos sekolah, hingga kecanduan gim dan alkohol. Di bawah pengawasan TNI, para peserta akan dibina secara disiplin untuk membentuk karakter yang lebih baik.
Bupati Majalengka, Eman Suherman menyatakan saat ini pihaknya tengah mendata wilayah dan kelompok remaja yang berpotensi masuk ke dalam program pembinaan tersebut. Data tersebut menjadi dasar dalam merancang pola kerja sama dengan pihak militer.
“Kalau mungkin kerja samanya, saya sudah siapkan. Kalau datanya sudah ada, kita akan langsung kerja sama dengan Yonif 321. Tapi hari ini, modal utama kita adalah mendata terlebih dahulu,” ujar Eman, Selasa (6/5/2025).
Ia mengungkapkan, situasi remaja di Majalengka relatif lebih terkendali dibandingkan dengan kota-kota besar. Namun, langkah antisipatif tetap perlu dilakukan untuk mencegah potensi kerawanan sosial.
Baca juga: Tidur Subuh Bangun Siang, Alasan Dedi Mulyadi Masukkan Pecandu Game ke Kriteria Pendidikan Militer
“Kalau di kita, insyaallah belum separah seperti kota besar. Anak-anak masih rajin ke masjid. Tapi tetap, kita harus evaluasi dan siap jika ada yang perlu dibina,” ucapnya.
Menurut Eman, pelibatan TNI dalam program pembinaan remaja merupakan bentuk kolaborasi antar-stakeholder untuk mencegah generasi muda jatuh ke dalam pengaruh negatif. Ia menegaskan tidak perlu memperdebatkan soal kewenangan selama tujuannya baik.
“Konsepnya bagaimana semua pihak bisa berbuat. Ketika ada kebatilan, sekarang kita libatkan TNI agar anak-anak tidak tergoda oleh hal-hal buruk. Itu bentuk kepedulian bersama,” tegasnya.
Ia pun menyatakan sikap “tegak lurus” mendukung program yang digagas Gubernur Dedi Mulyadi dan akan terus berkoordinasi agar langkah-langkah implementasi bisa sesuai dengan kebutuhan di daerah. (*)
Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.
IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI
| "Boro-boro Jalan Berbayar, Tol Getaci Saja Belum Jalan!" Pengamat Sebut Wacana KDM Hanya Bikin Gaduh |
|
|---|
| Kemenkum Jabar Pastikan Pembentukan Produk Hukum Kabupaten Majalengka Selaras dengan Aturan Pusat |
|
|---|
| Trotoar dan Taman Tertutup Selama 35 Tahun, Dedi Mulyadi Bongkar 50 Kios PKL di Eyckman Bandung |
|
|---|
| Viking Alengka Galang Donasi untuk Salsabila Firdaussyah, Bobotoh Geulis yang Terluka Saat Nobar |
|
|---|
| Kronologi Bobotoh di Majalengka Terluka saat Nobar Persib Bandung, Kena Paving Block 'Terbang' |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Bupati-Majalengka-Eman-Suherman-11111111.jpg)