Minggu, 26 April 2026

Kabel Udara di Bandung Semrawut hingga Membahayakan dan Ganggu Estetika, Apjatel Buka Suara

Apjatel Jawa Barat angkat bicara terkait banyaknya kabel udara seperti kabel fiber optik dan kabel telekomunikasi yang masih semrawut di Kota Bandung.

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Giri
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin/arsip
KABEL SEMRAWUT - Petugas saat merapikan kabel udara yang semrawut di Jalan PSM Kiaracondong, Kota Bandung, Selasa (14/4/2025). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) Jawa Barat angkat bicara terkait banyaknya kabel udara seperti kabel fiber optik dan kabel telekomunikasi yang masih semrawut di Kota Bandung.

Ketua Korwil Apjatel Jabar, Yudiana Arifin, mengatakan hingga saat ini memang masih banyak kabel udara yang semrawut. Dia mengungkap, pihaknya kerap melakukan perapian bersama pemerintah.

"Memang selama ini kita selalu membantu pemerintah merapikan terkait dengan semrawutnya kabel. Dilakukan setiap hari Selasa bersama pemerintah," ujar Yudiana, Rabu (16/4/2025).

Dalam perapian tersebut, pihaknya juga memanggil semua operator untuk turun ke lapangan. Tetapi ada juga yang merapikan kabel semrawut tersebut secara mandiri tanpa melibatkan pemerintah.

Baca juga: Kabel UdaraSemrawut di Bandung Sudah Makan Korban Jiwa, Erwin Nilai Perlu Dirapikan untuk Keamanan

"Kalau pemerintah sudah mengimbau untuk turunkan kabel, tapi operator tidak mengindahkan, pasti dilakukan pemotongan. Termasuk yang di Dago dan Jalan Riau itu sudah diturunkan tapi ada yang tidak, ya sudah kita potong," katanya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Infrastruktur dan TIK, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Mahyudin, mengakui, mayoritas kabel udara masih semrawut, tetapi pihaknya terus berupaya merapikan.

"Kalau bicara semrawut, hampir di semua titik, kecuali kayak jalur di jalan protokol seperti Jalan Riau dan Jalan Dago sudah bisa dikatakan tidak ada kabel lagi yang semrawut," ucap Mahyudin.

Baca juga: Kabel Semrawut di Bandung Makan Korban, 1 Orang Tewas Setelah Lehernya Tersangkut Kabel di Kopo

Hanya saja, kata dia, kondisi kabel udara semrawut yang paling parah itu terdapat di kompleks perumahan. Tetapi pihaknya tetap memprioritaskan merapikan kabel di jalan protokol agar estetika kota tetap terjaga dan menjamin keselamatan.

"Terutama di perempatan untuk meminimalisasi kecelakaan jika kabel ke bawah," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved