Kepulangan Jamaah Tertunda, Dago Wisata Atur Pemulangan Secara Bertahap

Dodi memastikan bahwa pihaknya selalu menyiapkan kebutuhan jemaah umroh seperti tiket, hotel, akomodasi, hingga jadwal jauh sebelum keberangkatan.

Penulis: Nappisah | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Dago Wisata Internasional
Para jamaah umrah PT Dago Wisata Internasional saat berada di Jewel Glorious.  

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - PT Dago Wisata Internasional secara resmi menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan kepulangan jamaah Umrah Plus Cairo yang diberangkatkan pada tanggal 2 April 2025 dengan rute pernerbangan MS 678 G 09APR 3 MEDCAI 2030 2125 dan MS 977 G 10APR 4 CAICGK 0700 2250 1A/E.

Keterlambatan tersebut terjadi karena pesawat milik maskapai Egypt Air mengalami kerusakan teknis yang menyebabkan gagal terbang dari Madinah pada 9 April 2025 pukul 20:30 waktu setempat.

Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Utama PT Dago Wisata Internasional, Dodi Sudrajat, dalam konferensi pers di Jalan Puter No 7, Sadang Serang, Kota Bandung, Selasa (15/4/2025).

Dodi mengatakan, seluruh jamaah telah melaksanakan rangkaian kegiatan ibadah Umroh Plus Cairo dengan lancar dan sesuai dengan jadwal yang telah disusun oleh Dago Wisata. 

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi city tour di Cairo dengan mengunjungi Piramida, Sphinx, Nile Cruise, serta pabrik Papyrus.

“Alhamdulillah, seluruh jamaah juga diberikan kelancaran dalam melaksanakan ibadah umroh, termasuk beberapa kali melakukan thawaf dan sa’i di Baitullah, Masjidil Haram, Mekkah. Selain itu, jamaah juga melaksanakan ziarah ke makam Rasulullah SAW serta mendapat kesempatan untuk masuk ke Raudhah di Masjid Nabawi, Madinah,” jelasnya. 

Kronologi Kejadian

Kerusakan pada sistem pendingin (AC) pesawat membuat jamaah terpaksa menginap di hotel area Uhud, Madinah. PT Dago Wisata memastikan seluruh jamaah mendapatkan akomodasi serta konsumsi yang layak selama penundaan tersebut.

"Awalnya kami sudah mendapatkan konfirmasi bahwa pesawat pengganti akan disediakan oleh Egypt Air pusat, namun kenyataannya tidak ada realisasi dari pihak maskapai," jelas Dodi Sudrajat. 

Pada tanggal 10 April, lanjutnya, manajemen PT Dago Wisata berupaya mencari alternatif penerbangan bagi 176 jamaah.

Namun, karena masa berlaku visa umrah yang terbatas hingga 13 April 2025, serta keterbatasan ketersediaan kursi dari dan ke Jeddah maupun Madinah, proses tersebut terkendala serius.

Dia menuturkan, tanggal 11 April 2025, PT Dago Wisata mengadakan Google Meeting dengan jamaah untuk mencari solusi bersama. 

"Kami membuka opsi bagi jamaah yang sangat mendesak untuk kembali ke tanah air lebih dulu secara mandiri. Nantinya, biaya akan kami bantu untuk klaim ke pihak Egypt Air," tegasnya. 

Informasi adanya pesawat charter Garuda Indonesia pada 12 April sempat membuka harapan, namun sayangnya kursi telah terisi penuh oleh pihak travel lain. Pada akhirnya, pihak Egypt Air menyatakan pesawat telah diperbaiki dan menyarankan jamaah diterbangkan ke Cairo pada 12 April 2025.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved