Harvard Gratiskan Kuliah S1 untuk Keluarga Berpenghasilan Rendah, Mahasiswa Internasional Juga Bisa!
Kebijakan ini dirancang sebagai wujud komitmen Harvard dalam memperluas akses terhadap pendidikan tinggi kelas dunia, tanpa memandang latar belakang
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Salah satu institusi pendidikan paling prestisius di dunia, Harvard University, kini membuat gebrakan baru yang membuka pintu bagi lebih banyak pelajar berpotensi tinggi dari seluruh dunia.
Dalam langkah monumental, kampus yang berdiri sejak tahun 1636 ini menghapuskan biaya kuliah untuk jenjang sarjana (S1) bagi mahasiswa dari keluarga dengan pendapatan rendah—dan kebijakan ini berlaku bukan hanya untuk warga negara Amerika Serikat, tapi juga mahasiswa internasional dari berbagai penjuru dunia.
Kebijakan ini dirancang sebagai wujud nyata komitmen Harvard dalam memperluas akses terhadap pendidikan tinggi kelas dunia, tanpa memandang latar belakang ekonomi.
Dengan pendekatan inklusif ini, universitas yang menjadi bagian dari kelompok Ivy League itu ingin menjangkau lebih banyak pelajar berbakat dari berbagai lapisan masyarakat global.
Beasiswa ini berlaku tidak hanya mahasiswa lokal di Amerika, tetapi juga untuk mahasiswa internasional.
Langkah strategis Harvard ini bukan hanya tentang pendidikan, tapi juga perubahan sosial. Dengan menyediakan peluang kepada mereka yang sebelumnya terkendala biaya, Harvard memperkuat posisinya sebagai pelopor dalam pendidikan yang menjangkau semua kalangan.
Universitas Top Dunia dengan Fasilitas Megah dan Alumni Legendaris
Tak heran bila pengumuman ini menjadi sorotan dunia pendidikan internasional. Harvard bukan sembarang universitas. Menurut pemeringkatan yang dirilis oleh Quacquarelli Symonds (QS), Harvard saat ini berada di peringkat keempat dunia, tepat di bawah Oxford University.
Dengan total 13 fakultas, lembaga riset Radcliffe Institute for Advanced Study, dua teater, dan lima museum, universitas ini tak hanya menawarkan pendidikan tapi juga pengalaman intelektual dan budaya yang sangat kaya.
Selain itu, Harvard juga membanggakan perpustakaan akademik terbesar sejagat, menyimpan koleksi luar biasa yang mencakup 18 juta buku, 180.000 serial, 400 juta manuskrip, dan 10 juta foto—membuatnya menjadi surga bagi para pencari ilmu.
Tokoh-tokoh besar dunia juga lahir dari kampus ini, mulai dari Barack Obama, Bill Gates, hingga Mark Zuckerberg. Mereka semua pernah merasakan atmosfer akademik yang ketat dan inovatif di Harvard.
Biaya Pendidikan Fantastis, Tapi Kini Digratiskan untuk yang Berhak
Bagi pelajar yang tidak memperoleh beasiswa, biaya kuliah tahunan di Harvard mencapai $56.550, atau setara dengan sekitar Rp 936 juta.
Jika ditambahkan dengan kebutuhan akomodasi, makanan, layanan kesehatan, dan fasilitas mahasiswa lainnya, total pengeluaran dalam satu tahun bisa mencapai angka $82.886, yang kurang lebih setara dengan Rp 1,3 miliar.
Namun kini, untuk pelajar dari keluarga berpenghasilan tertentu, angka-angka tersebut tak lagi menjadi momok yang menakutkan.
| Pemkab Berikan Beasiswa Di Momentum Hardiknas, Bupati Sukabumi Wujudkan SDM Unggul & Berdaya saing |
|
|---|
| Dedi Mulyadi Minta Kuota Beasiswa Sekolah Industri Naik 4 Kali Lipat, Cetak Kelas Menengah Baru |
|
|---|
| 35 Siswa SMA Al Ma’soem Sumedang Tembus PTN Favorit hingga Kampus Rusia dan Turki |
|
|---|
| Yayasan GoTo Merah Putih Hadirkan Kembali Program Beasiswa, Kini Kuota Meningkat Lima Kali Lipat |
|
|---|
| Bupati Minta Pelajar Peraih Beasiswa Darmabaktikan Ilmu Untuk Kemajuan Sukabumi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/harvard-university_20170908_134425.jpg)