Ada Indonesia? AS Rilis Daftar 58 Negara yang Hambat Perdagangan, 2 Sekutu Kesayangan Termasuk
Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, menuturkan seluruh negara yang masuk daftar tersebut memiliki kebijakan tarif yang menghambat AS.
TRIBUNJABAR.ID - Sebagai bagian dari kebijakannya, Presiden Amerikat Serikat, Donald Trump, tidak ingin ada negara yang menghambat perdagangan luar negeri mereka.
Untuk itu, Donald Trump pun merilis daftar negara dengan kebijakan yang dianggap menghambat aktivitas perdagangan AS.
Ternyata ada 58 negara yang dinilai menghambat perdagangan AS, termasuk tiga organisasi antarnegara ataupun regional, menurut Perwakilan Dagang AS (USTR).
Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, menuturkan seluruh negara yang masuk daftar tersebut memiliki kebijakan tarif yang menghambat AS dalam melakukan perdagangan.
Adapun daftar negara tersebut tertuang dalam dokumen bertajuk 2025 National Trade Estimate Report on Foreign Trade Barriers setebal 370 halaman.
Baca juga: Cetak Gol ke Bahrain, Ole Romeny Raih Penghargaan AFC Kalahkan 11 Kandidat Negara Lain
Greer mengatakan Trump menjadi Presiden AS satu-satunya yang menyadari, banyak negara yang menjadi penghambat AS dalam melakukan perdagangan.
"Tidak ada Presiden AS dalam sejarah modern selain Trump yang menyadari betapa luas dan merugikannya hambatan perdagangan luar negeri terhadap AS," katanya, dikutip dari Reuters, Rabu (2/4/2025).
Menurut Jamieson, Trump tengah berupaya untuk membantu pebisnis global dari AS atas kebijakan negara yang masuk dalam daftar tersebut lantaran dianggap sebagai praktik yang tidak adil.
"Di bawah kepemimpinan Trump, pemerintahan ini bekerja keras untuk mengatasi praktik tidak adil ini, membantu memulihkan keadilan dan mengutamakan pebisnis AS yang bekerja di pasar global," jelasnya.
Secara teknis, negara yang masuk dalam daftar tersebut dianggap menghambat perdagangan AS lewat berbagai kebijakan seperti aturan tarif hingga aturan lainnya.
Adapun sejumlah negara ASEAN masuk dalam daftar tersebut seperti Singapura, Malaysia, hingga Filipina.
Baca juga: Dishub Kota Bandung Tindak Lanjuti Laporan Getok Parkir di Kawasan Wisata, Tutup Area Ilegal
Indonesia turut masuk dalam daftar negara yang dianggap menghambat aktivitas perdagangan AS.
Bahkan sekutu AS, yaitu Israel dan Ukraina, pun turut masuk dalam daftar tersebut.
Sementara, tiga organisasi antarnegara maupun regional yang masuk daftar adalah Liga Arab, Gulf Cooperation Council, dan Uni Eropa.
Selengkapnya berikut daftar negara dan organisasi antarnegara yang dianggap memiliki kebijakan yang menghambat perdagangan AS:
- Aljazair
- Angola
- Argentina
- Australia
- Bangladesh
- Bolivia
- Brazil
- Brunei Darussalam
- Kamboja
- Kanada
- Chile
- China
- Kolombia
- Kosta Rika
- Pantai Gafding
- Republik Dominika
- Ekuador
- Mesir
- El Savador
- Ethiopia
- Ghana
- Guatemala
- Honduras
- Hong Kong
- India
- Indonesia
- Israel
- Jepang
- Yordania
- Kenya
- Korea Selatan
- Laos
- Malaysia
- Meksiko
- Selandia Baru
- Nikaragua
- Nigeria
- Norwegia
- Pakistan
- Panama
- Paraguay
- Peru
- Filipina
- Rusia
- Singapura
- Afrika Selatan
- Swiss
- Taiwan
- Thailand
- Tunisia
- Turki
- Ukraina
- Inggris
- Uruguay
- Vietnam
- Liga Arab
- Uni Eropa
- Gulf Cooperation Council
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Donald Trump Rilis Daftar 58 Negara yang Dianggap Penghambat Perdagangan AS, Indonesia Masuk
| Future Plus Indonesia Jadi Salah Satu Solusi Atasi Kerentanan Finansial di Jawa Barat |
|
|---|
| Erick Thohir Kutuk Penghina Beckham Putra saat Bermain di Timnas: Patut Ditindak |
|
|---|
| Bergelimang Trofi di Usia Muda, Beckham Putra Tidak Mau Cepat Puas: Perjalanan Masih Panjang |
|
|---|
| GPEI Jabar: Tarif Trump, BI Rate, hingga Dolar Bikin Eksportir Kian Terjepit |
|
|---|
| Bangun Rumah Dan Sarana Ibadah, Bupati Sukabumi Apresiasi Kementerian Imigrasi Dan Pemasyarakatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pidato-donald-trump.jpg)