Sabtu, 11 April 2026

Cara Atur Budget THR yang Bijak dari Pakar Universitas Kristen Maranatha

Lebaran sering kali menjadi momen yang dinantikan banyak orang, tak hanya untuk merayakan hari kemenangan, tetapi juga untuk menerima THR.

Penulis: Nappisah | Editor: Januar Pribadi Hamel
TRIBUN JABAR/Nappisah
MENGELOLA THR - Tedy Wahyusaputra, Pakar Manajemen Operasi dan Certified Financial Planner dari Universitas Kristen Maranatha memberikan tips cara mengelola THR, Kamis (19/3/2025), 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nappisah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Lebaran sering kali menjadi momen yang dinantikan banyak orang, tak hanya untuk merayakan hari kemenangan, tetapi juga untuk menerima Tunjangan Hari Raya (THR). 

THR yang biasanya diterima dalam jumlah lumayan seringkali menimbulkan godaan untuk langsung memanfaatkannya tanpa pertimbangan yang matang.

Lalu, bagaimana cara mengelola THR dengan bijak agar tidak menambah beban keuangan di masa depan? 

Tedy Wahyusaputra, Pakar Manajemen Operasi dan Certified Financial Planner dari Universitas Kristen Maranatha, menyebut, ketika menerima THR, banyak orang merasa terkejut dengan jumlahnya yang lumayan besar. 

"Namun, THR sebaiknya dilihat sebagai penerimaan sesaat yang bisa diatur dengan bijak agar manfaatnya lebih maksimal," ujarnya, saat ditemui Tribunjabar.id, di Kampus Kristen Maranatha, Rabu (19/3/2025). 

Menurutnya, alokasi dana THR sebaiknya dibagi dalam beberapa pos agar penggunaan uang menjadi lebih terencana.

Ada beberapa pos pengeluaran yang perlu dipertimbangkan dalam mengatur anggaran THR. Berikut adalah pembagian yang bisa diterapkan:

Zakat atau Perpuluhan (10 persen)

Sebagai kewajiban agama, zakat atau perpuluhan harus diprioritaskan sejak awal. 

"Untuk teman-teman Muslim, zakat bisa dialokasikan sebesar 10%. Begitu juga untuk umat Nasrani, perpuluhan bisa dijadikan prioritas pertama dalam mengelola THR," jelas Tedy.

Kebutuhan Lebaran (Maksimum 40%)

Menghadapi Lebaran, kebutuhan seperti membeli pakaian baru atau kebutuhan lainnya memang sering kali menghabiskan sebagian besar THR. Namun, Tedy menyarankan agar alokasi untuk kebutuhan ini tidak lebih dari 40%. 

"Buatlah anggaran untuk kebutuhan Lebaran dan pastikan untuk tidak menghabiskan seluruh THR hanya untuk keinginan yang tidak mendesak," katanya.

Biaya Mudik (Maksimum 20%)

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved