Puluhan Rumah Terdampak Angin Kencang, BPBD Pangandaran Imbau Warga Waspada dan Berhati-hati
Puluhan rumah di dua Desa di wilayah Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat terdampak angin kencang.
Penulis: Padna | Editor: Januar Pribadi Hamel
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Puluhan rumah di dua Desa di wilayah Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat terdampak angin kencang.
Dua Desa ini yakni, Desa Cibogo dan Desa Karangmulya. Sedikitnya ada 67 rumah warga alami kerusakan dampak angin kencang.
Kejadian hari Senin lalu, wilayah Kecamatan Padaherang khususnya di Desa Cibogo dan Desa Karangmulya sedikit diguncang dengan adanya hujan lebat disertai angin kencang.
Kepala BPBD Kabupaten Pangandaran, Untung Saeful R. mengaku, pihaknya sudah menerima laporan dari pemerintah Desa terkait rumah warga yang terdampak angin kencang yang terjadi Selasa (11/3/2025) sore.
Hingga kini, Pemerintah Desa terdampak sudah memberikan laporan secara tertulis kepada Bupati melalui BPBD Kabupaten Pangandaran.
"Di Desa Cibogo ada 10 rumah terdampak yang dilaporkan ke kita dan di Desa Karangmulya ada 57 rumah yang dilaporkan," ujar Untung kepada sejumlah wartawan di kantor Desa Cibogo, Kecamatan Padaherang, Jumat (14/3/2025) siang.
Baca juga: Detik-detik Angin Kencang Bikin Rumah Warga di Pangandaran Rusak, Sutijo: Seperti Angin Puyuh
Untuk sementara, hasil dari assessment dan verifikasi di lapangan khusus Desa Cibogo kondisi rumah ada yang tertimpa pohon.
"Namun, kondisi rumahnya sampai saat ini masih bisa dimanfaatkan atau difungsikan oleh masyarakat. Jadi, tidak ada yang rusak," katanya.
Menurutnya, dampak dari angin kencang hanya atap rumah yang bergeser dan juga ada yang terbang. "Nah, ini sama kejadiannya seperti di wilayah Desa Karangmulya," ucap Untung.
Atas kejadian tersebut, dia mengimbau kepada Pemerintah Desa dan seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada.
"Sehubungan cuaca ekstrim ini berlanjut sampai akhir Maret. Jadi, tetap waspada dan berhati-hati," ujarnya.
Ia pun menyarankan jika di lingkungan sekitar rumah terlihat pohon yang sudah rawan tumbang itu mohon untuk segera ditebang terlebih dahulu.
"Jadi, jangan menunggu pohon itu tumbang sendiri karena angin di kondisi cuaca ekstrim saat ini," kata Untung. (*)
Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.
IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI
| PLN Tebar Terang dan Kepedulian di Pangandaran, Warga dan Nelayan Rasakan Manfaat Nyata |
|
|---|
| Tren Wisata Bergeser ke Alam, Pangandaran Disiapkan Jadi Destinasi Kelas Dunia |
|
|---|
| SAR Kerahkan Mobil Offroad Tarik Bonggol Bambu Raksasa di Longsor Sumedang, Cari Lansia Tertimbun |
|
|---|
| Cegah Longsor Berulang, BPBD Sumedang Berharap Pemerintah Pusat Bangun TPT di Cadas Pangeran |
|
|---|
| Cadas Pangeran Sudah Bisa Dilalui, BPBD Sumedang Minta Pengendara Waspada Saat Hujan |
|
|---|
