Persib Bandung
Preview Persib Vs Persik di Stadion GBLA, Bojan Hodak Ungkap Kondisi Beckham Putra dan Adam Alis
Kemenangan atas Persik akan menjadi peluang bagi Persib untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara sekaligus mengobati kekecewaan para Bobotoh.
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Laga antara Persib Bandung melawan Persik Kediri dipastikan akan menjadi ujian berat bagi Maung Bandung.
Pelatih Persib, Bojan Hodak, mengakui bahwa pertandingan tersebut akan berjalan ketat. Meski begitu, ia optimistis pemainnya memiliki semangat tinggi untuk bangkit setelah hasil kurang memuaskan di pertandingan sebelumnya.
Pertandingan ini merupakan bagian dari lanjutan Liga 1 Indonesia 2024/2025 dan akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, pada Rabu (5/3/2025).
Persib yang baru saja menelan kekalahan telak 1-4 dari Persebaya Surabaya, serta hasil imbang di dua laga sebelumnya melawan Persija Jakarta (2-2) dan Madura United (0-0), membutuhkan kemenangan untuk mengembalikan performa terbaiknya.
Kemenangan atas Persik akan menjadi peluang bagi Persib untuk memperbaiki posisi di klasemen sementara sekaligus mengobati kekecewaan para Bobotoh yang terluka oleh hasil buruk sebelumnya.
Saat ini, Persib masih memimpin klasemen, namun jarak dengan Dewa United di posisi kedua semakin tipis, hanya terpaut lima poin setelah sebelumnya unggul delapan poin.
Dengan dukungan penuh dari Bobotoh di GBLA, Persib bertekad mempertahankan posisinya di puncak.
Meski begitu, Persik Kediri yang dijuluki Macan Putih juga tidak bisa dianggap remeh. Mereka datang ke Bandung dengan motivasi tinggi, meskipun belum meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir, termasuk kekalahan 1-2 dari Dewa United di kandang sendiri.
Kedua tim ini memiliki catatan pertemuan yang seimbang dalam dua musim terakhir, saling mengalahkan di setiap putaran. Pada musim ini, di putaran pertama, Persib sukses menang 2-0 atas Persik di Kediri, namun hasil tersebut tidak bisa dijadikan acuan untuk laga ini.
Persiapan Tim dan Kondisi Pemain
Dalam pertandingan nanti, Persib masih menunggu kepastian kondisi dua pemain andalannya, Beckham Putra Nugraha dan Adam Alis. Beckham sudah bebas dari sanksi larangan bermain akibat selebrasi kontroversial, namun kesehatannya sempat terganggu beberapa hari terakhir.
Pelatih Bojan Hodak menyatakan bahwa keputusan mengenai keikutsertaan Beckham akan ditentukan setelah sesi latihan terakhir.
“Masalahnya, Beckham sempat sakit selama 2-3 hari, jadi kondisinya belum terlihat optimal di latihan pertama. Kami akan mengevaluasi kondisinya hari ini, baru besok saya putuskan apakah dia akan bermain sebagai starter atau memulai dari bangku cadangan,” ujar Bojan, Selasa (4/3/2025).
Sementara itu, Adam Alis yang mengalami benturan saat laga melawan Persebaya juga masih dalam pemantauan.
“Hari ini Adam berlatih, dan jika kondisinya baik-baik saja setelah latihan, dia akan bermain. Cederanya tidak serius, hanya rasa nyeri yang membuatnya absen latihan kemarin,” tambah Bojan.
Namun, Ahmad Agung dipastikan absen karena statusnya sebagai pemain pinjaman dari Persik.
Dari kubu Persik, pelatih Marcelo Rospide memastikan absennya striker asal Brasil, Ramiro Fergonzi, akibat sanksi dari Komdis PSSI setelah insiden menyikut pemain Persis Solo.
Selain itu, mantan pemain Persib, Ezra Walian, juga tidak bisa tampil karena cedera serius yang memaksanya berada di Belanda untuk pemulihan. Marcelo berharap Ezra bisa kembali bergabung setelah jeda FIFA Matchday.
Strategi dan Tantangan Kedua Tim
Bojan Hodak menyadari tantangan yang dihadapi timnya, terutama karena Persik memiliki pemain-pemain berkualitas seperti Majed Osman dan Ze Valente.
“Kediri adalah tim yang berpengalaman, dengan pelatih yang bagus. Mereka memiliki pemain individu dengan kemampuan luar biasa. Kami harus tetap kompak dan menunjukkan keinginan kuat untuk meraih tiga poin sejak menit pertama,” kata Bojan.
Ketika ditanya tentang absennya pemain kunci di kubu lawan, Bojan menilai situasi ini tidak memberikan keuntungan signifikan bagi Persib.
“Liga ini sangat panjang. Kehilangan pemain adalah hal yang biasa. Tahun lalu, kami juga kehilangan beberapa pemain saat bermain di sini. Jadi, saya rasa ini tidak menjadi masalah besar,” ujarnya.
Marcelo Rospide di sisi lain, memandang laga ini sebagai tantangan besar bagi timnya.
“Ini adalah laga besar, dan saya selalu mengatakan kepada pemain bahwa laga besar untuk pemain besar. Kami harus menikmati momen ini dan bermain dengan fokus tinggi,” ujar Marcelo.
Ia menekankan pentingnya memanfaatkan semangat tim untuk keluar dari hasil buruk dalam beberapa laga terakhir.
Meski menghadapi tekanan karena perjalanan panjang menuju Bandung, Marcelo tetap optimis dengan persiapan timnya.
“Kami fokus pada recovery pemain setelah perjalanan kemarin. Hari ini kami mematangkan detail strategi untuk menghadapi laga besok,” katanya.
Dengan dukungan ribuan Bobotoh yang memenuhi GBLA, Persib memiliki motivasi tambahan untuk meraih kemenangan. Namun, pertandingan ini diprediksi akan berlangsung sengit mengingat kedua tim sama-sama memiliki misi penting.
Persib ingin mempertahankan posisi di puncak klasemen, sementara Persik berusaha mematahkan rentetan hasil buruk dan meraih kemenangan perdana dalam delapan pertandingan terakhir.
| Viking Yakin Persib Tak Abaikan Hak Pemain, Transfer Ban FIFA Dinilai Persoalan Administratif |
|
|---|
| Persib Terancam Transfer Ban FIFA, Eko Maung : Mungkin Hanya Miskomunikasi |
|
|---|
| Terancam Sanksi FIFA, Manajemen Persib: Tak Pengaruhi Operasional dan Rencana Strategis klub |
|
|---|
| Penyataan Resmi Persib Soal Daisuke Sato: Bukan Soal Gaji dan Hak Pemain, Sanksi FIFA Bisa Dicabut |
|
|---|
| Imbas Embargo FIFA, Rencana Belanja Pemain Baru Persib Bandung Terancam Berantakan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Pelatih-Persib-Bojan-Hodak-dan-Gelandang-Persib-Tyronne-del-Pino-4.jpg)