Minggu, 12 April 2026

Satreskrim Polres Subang Sidak Sejumlah SPBU, Ini Hasil Uji Tera yang Dilakukan

Satgas Asta Cita Satreskrim Polres Subang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU.

Penulis: Ahya Nurdin | Editor: Giri
Dok. Humas Polres Subang
CEK TAKARAN - Petugas Unit Tipidter Satreskrim Polres Subang mengecekan takaran BBM di SPBU di Subang, Jumat (28/2/2025). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Subang, Ahya Nurdin 

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG – Satgas Asta Cita Satreskrim Polres Subang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU. Hal itu dilakukan menyikapi isu terkait bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite yang diduga dioplos sehingga menyerupai Pertamax.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Subang, AKP Bagus Panuntun, didampingi Kanit Tipidter Polres Subangm Ipda Abraham, dan melibatkan UPTD Metrologi Kabupaten Subang, Jumat (28/2/2025). 

Bagus Panuntun mengatakan, sidak yang dilaksanakan untuk melakukan uji petik terhadap BBM jenis Pertamax di beberapa SPBU di wilayah Kabupaten Subang

"Hasil pengecekan takaran menunjukkan hasil yang memuaskan. Alhamdulillah, untuk takaran, hasilnya bagus. Kami bisa memastikan bahwa masyarakat yang membeli satu liter BBM akan mendapatkan satu liter sesuai takaran,” ujar Bagus, Jumat.

Baca juga: Polisi Sidak SPBU di Indramayu, Uji Sampel Pertamax Mulai dari Kualitas Hingga Takaran, Ini Hasilnya

Namun, terkait kualitas BBM, Bagus menyatakan, pihaknya masih memerlukan uji laboratorium lebih lanjut.

“Kami tidak memiliki peralatan untuk menguji kualitas BBM secara langsung. Oleh karena itu, kami menunggu laporan dari masyarakat jika ada gangguan pada mesin kendaraan yang diduga disebabkan oleh kualitas BBM Pertamax oplosan seperti yang sedang ramai diberitakan, dimohon untuk segera melaporkan ke kami," katanya.

Menurut Bagus, sidak ini merupakan upaya proaktif Polres Subang untuk melindungi masyarakat dari praktik penjualan BBM tidak sesuai standar. 

"Kita akan melindungi masyarakat dan kami tak akan segan-segan menindak sesuai hukum berlaku jika ada SPBU yang bandel mengurangi takaran," ucap dia.

Baca juga: Ramai Isu Pertamax Oplosan, Polres Cimahi Sidak ke SPBU Cibabat

Bagus menegaskan, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin ke depannya guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menggunakan BBM.

Polres Subang juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan jika menemukan indikasi ketidaksesuaian kualitas atau takaran BBM. 

"Dengan kerja sama antara aparat dan masyarakat, diharapkan praktik-praktik penjualan BBM oplosan dapat dicegah dan dikurangi," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved