Harga Komoditas di Pangandaran Mulai Naik Jelang Ramadan, Cabai Rawit Rp 70 Ribu Per Kilogram
Harga sejumlah komoditas kebutuhan dapur di Pangandaran, Jawa Barat, masih dianggap stabil, dua minggu menjelang Ramadan.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Harga sejumlah komoditas kebutuhan dapur di Pangandaran, Jawa Barat, masih dianggap stabil, dua minggu menjelang Ramadan.
Tasimun seorang pedagang sayuran di Pasar Tradisional Pananjung Pangandaran, mengatakan, beberapa komoditas memang ada yang sudah naik.
"Tapi, sekarang harga masih stabil lah. Belum naik semua," ujar Tasimun kepada wartawan di Pasar Pananjung, Sabtu (15/2/2025) siang.
Kata dia, yang sekarang sedang naik itu komoditas sejenis sayuran wortel, kentang, dan cabai hijau.
"Kalau cabai rawit, itu sudah mulai turun sedikit. Harga cabai rawit sekarang kisaran Rp 65 ribu sampai Rp 70 ribu per kilogram. Meski masih mahal, tapi masih stabil lah," katanya.
Baca juga: Wisata Citumang Pangandaran Diserbu Wisatawan di Akhir Pekan, dari Body Rafting sampai Terapi Ikan
Komoditas bawang merah di Pasar Pananjung masih Rp 30 ribu sampai Rp 32 ribu per kilogram.
"Kalau bawang putih itu di harga Rp 40 ribu per kilogram," ucap Tasimun.
Menurutnya, kenaikan harga itu bakal terjadi saat menjelang perayaan hari besar seperti Natal dan tahun baru, Imlek, dan Idul Fitri.
Baca juga: Punya Riwayat Tsunami, KSB di Pangandaran Akan Bikin Tempat Wisata Edukasi
"Biasanya menjelang bulan Ramadan, harga-harga itu pada naik semua. Terus turun pada pertengahan puasa dan naik lagi saat memasuki hari raya Idul Fitri," ujarnya.
Seorang ibu rumah tangga di Pananjung, Ani Nuryani (41), berharap, mendekati bulan puasa ini harga-harga kebutuhan dapur tetap stabil.
"Jangan terlalu mahal dan mudah didapat," ucapnya. (*)
| Harga BBM Melambung, Anggaran Sampah Kota Bandung Menipis Hanya Cukup Sampai September |
|
|---|
| Ribuan Anak Putus Sekolah di Pangandaran, Ini Strategi Disdikpora Kejar Wajib Belajar 13 Tahun |
|
|---|
| BUMDes Pangandaran Didorong Suplai Program Makan Bergizi Gratis, Peluang Dongkrak Ekonomi Desa |
|
|---|
| Inovasi Nellava Bullion Hadirkan Transparansi Harga Emas Berbasis Pasar Global Real-Time |
|
|---|
| Tekanan Harga BBM Bisa Makin Kuat, Pengamat: Ketergantungan Energi Indonesia Tinggi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Tasimun-saat-melayani-pembeli-di-Pasar-Tradisional-Pananjung-Pangandaran.jpg)