Gawat, Anggaran BMKG Dipangkas Rp 1,4 T, Akurasi Info Gempa dan Tsunami Bakal Turun Jadi 60 Persen
Efisiensi anggaran 2025 membuat banyak alat operasional utama (aloptama) yang terancam mati karena dana pemeliharaan berkurang hingga 71 persen
"Efisiensi yang sesuai arahan Presiden Prabowo adalah menghilangkan lemak-lemak dalam belanja APBN kita, tapi tidak mengurangi otot. Tenaga pemerintah dan kemampuan pemerintah tidak akan berkurang karena pengurangan lemak ini," ujarnya dalam keterangan yang diterima Tribunjabar.id, Selasa (11/2/2025).
Dijelaskan, ada 4 kriteria yang tidak terkena efisiensi. Yakni, gaji pegawai, layanan dasar prioritas pegawai, layanan publik, dan bantuan sosial.
"Jadi mitigasi bencana merupakan layanan publik yang tetap menjadi prioritas," ujarnya.
Dia mengatakan, tidak benar anggaran BMKG terkena efisiensi sebesar 50 persen. Untuk data terbaru bisa dicek lagi ke BMKG.
Artikel ini telah tayang di Kompas.TV dengan judul Anggaran Dipotong Efisiensi 50 Persen, BMKG Ajukan Dispensasi ke Prabowo: Demi Mitigasi Bencana
Prakiraan Cuaca Bandung Raya Dalam Sepekan ke Depan, Berawan dan Potensi Hujan Ringan |
![]() |
---|
Ironis, Rakyat Demo DPR RI, Ketua DPR Malah Dapat Penghargaan dari Prabowo di Waktu yang Sama |
![]() |
---|
Sosok Haji Isam, Crazy Rich Kalimantan Dapat Gelar Bintang Mahaputera Utama, Dulu Pernah Ngojek |
![]() |
---|
Besaran Uang Makan PNS, TNI, dan Polri Dianggarkan Sri Mulyani di 2026, Tertinggi Rp60.000 Per Hari |
![]() |
---|
Apa Itu Badan Otorita Pengelola Pantura yang Baru Dibentuk Presiden Prabowo dan Apa Saja Tugasnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.