Senin, 18 Mei 2026

Cuaca Ekstrem, Angin Kencang Tumbangkan Pohon dan Rusak Rumah Warga di Ciamis, 1 Anak Terluka

Angin kencang yang melanda wilayah Desa Kiarapayung, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis mengakibatkan satu rumah rusak cukup berat.

Tayang:
Istimewa/Ketua Tagana Ciamis Anjar Kurniawan
ANGIN KENCANG - Angin kencang yang melanda wilayah Desa Kiarapayung, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis akibatkan satu rumah kerus berat Rabu (5/2/2025). Dalam peristiwa ini, anak penghuni rumah mengalmi luka. 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Angin kencang yang melanda wilayah Desa Kiarapayung, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis mengakibatkan satu rumah mengalami kerusakan setelah tertimpa pohon kelapa yang tumbang, Rabu (5/2/2025) sore.

Musibah terjadi sekitar pukul 15.30 di Dusun Ciroyom, RT 008/009 dan menimpa rumah milik Karnawan (35) dengan bagian atap dan dinding rumah mengalami kerusakan akibat hempasan pohon kelapa. 

Shakila (10), yang saat itu berada di dalam rumah, mengalami luka ringan dan segera mendapatkan perawatan medis di Puskesmas Rancah sebelum akhirnya diperbolehkan pulang.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Jabar Hingga Akhir Pekan Ini, Tetap Waspada Potensi Hidrometeorologi Skala Lokal

Tidak lama setelah kejadian, masyarakat setempat bergerak cepat memberikan bantuan. 

Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, menyebut pihaknya bersama warga, perangkat desa serta Tagana, langsung berkoordinasi untuk mengevakuasi korban dan membersihkan material yang menutupi rumah.

"Kami menerima laporan sekitar pukul 17.00 dan segera berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk melakukan penanganan darurat. Tim BPBD langsung turun ke lokasi bersama warga untuk membantu membersihkan pohon tumbang serta menyalurkan bantuan kepada keluarga terdampak," ujar Ani Supiani, Kamis (6/2/2025).

Bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, terpal, hygiene kit, dan matras guna memenuhi kebutuhan mendesak korban.

Karena rumah mengalami kerusakan, pihak keluarga memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat.

Selain aksi cepat dari BPBD, peran aktif warga dalam membantu tetangganya yang tertimpa musibah menjadi sorotan utama.

Sejak sore hingga malam, masyarakat bersama aparat desa bergotong royong membersihkan sisa pohon tumbang dan memperbaiki bagian rumah yang rusak agar bisa segera ditempati kembali.

Meskipun hanya satu rumah yang terdampak, BPBD mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem di musim hujan ini. 

Perubahan cuaca yang tidak menentu dapat memicu angin kencang, banjir, hingga tanah longsor.

Baca juga: Angin Kencang Robohkan Pohon di Depan Gedung Rarasantang Cirebon, Pedagang Nasi Rawon Jadi Korban

"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memperhatikan kondisi lingkungan, terutama pohon-pohon yang sudah tua atau berpotensi tumbang. Laporkan ke perangkat desa atau BPBD jika ada potensi bahaya, sehingga bisa dicegah sejak dini," tambah Ani Supiani.

Hingga kini, situasi di Desa Kiarapayung sudah kembali kondusif. 

Berkat gotong royong dan koordinasi cepat antara warga serta pemerintah, dampak bencana dapat ditangani dengan baik.

Semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga menjadi bukti bahwa solidaritas masih menjadi nilai utama dalam kehidupan masyarakat pedesaan. (*)  

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved