Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Bandung Masih Minim Peminat, Terungkap Ini Penyebabnya
Pemeriksaan kesehatan gratis (PKG), bagi yang berulang tahun di Kota Bandung masih minim peminat pada hari pertama.
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Kemal Setia Permana
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemeriksaan kesehatan gratis (PKG), bagi yang berulang tahun di Kota Bandung masih minim peminat pada hari pertama. Ini terjadi karena di beberapa puskesmas belum banyak warga yang datang.
Sebelumnya, pemeriksaan kesehatan gratis tersebut sudah dilakukan uji coba di Puskesmas Sukahaji pada Senin (3/2/2025). Namun, saat pelaksanaan pada hari pertama ini tampaknya masyarakat Kota Bandung tidak terlalu antusias.
Berdasarkan pantauan Tribun Jabar di Puskesmas Babakan Sari pada siang hari tidak ada warga yang datang untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut, sehingga di puskesmas ini hanya ada pasien umum.
Baca juga: Dinkes Kota Bandung Bersiap Layani Pemeriksaan Kesehatan Gratis Bagi yang Ultah, Butuh 480 Petugas
"Hari ini masih sedikit yang datang, tadi hanya ada satu orang usia 46 tahun, dia ulang tahunnya pas hari ini," ujar Kepala Puskesmas Babakan Sari, dr Gemi Hatifiani Otafirda saat ditemui, Selasa (4/2/2025).
Ia mengatakan, masih minimnya peminat pemeriksaan kesehatan gratis tersebut bisa saja karena masyarakat masih ragu dan banyak yang belum tahu meskipun pihaknya sudah melakukan sosialisasi melalui sosial media.
"Kadang-kadang sasaran yang datang tidak terlalu banyak karena kekhawatiran masyarakat kita untuk diperiksa takut mendapatkan hasil yang kurang baik," katanya.
Dengan kondisi tersebut, pihaknya akan meningkatkan sosialisasi agar masyarakat banyak yang melakukan pemeriksaan kesehatan gratis ke Puskesmas untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin.
"Kita sudah melakukan sosialisasi dari minggu kemarin di Instagram dan Whatsapp Grup, cuma untuk sosialisasi di kewilayahan mungkin rencana minggu depan. Kami juga sudah menyiapkan 37 tenaga kesehatan seperti dokter, perawat, bidan, promkes, kesling serta alat-alat juga sudah siap," ucap Gemi.
Baca juga: Timnas Indonesia Resmi Luncurkan Jersey Kedua, Dominan Putih dengan Variasi Hitam, Fans: Kereeennn
Sementara Kepala Puskesmas Pasirkaliki, Ahmad Saiful Sa'ban mengatakan, hingga siang hari ini belum ada masyarakat yang datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis meskipun sudah dilakukan sosialisasi.
"Hari ini sudah dibuka, tapi belum ada masyarakat yang masuk, mungkin karena banyak masyarakat yang belum tahu dan belum punya aplikasi Satu Sehat, semoga hari Jumat nanti banyak yang datang ke Puskesmas," kata Ahmad.
Pada hari pertama, pihaknya baru melayani pemeriksaan kesehatan gratis kepada tiga orang karyawan, kemudian  meningkatkan sosialisasi agar nanti banyak masyarakat yang datang untuk mengikuti program Presiden Prabowo Subianto itu. (*)
Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Lembang: Upaya Sinergi Swasta dan Pemerintah untuk Indonesia Sehat |
![]() |
---|
Tanamkan Pentingnya Jaga Kesehatan, Siswa SMP dan SMA YPPI Baleendah Ikuti Pemeriksaan Gigi Gratis |
![]() |
---|
Progres PKG di Bandung Belum Ideal, Satu Puskesmas Ditargetkan Periksa 30 Pasien Per Hari |
![]() |
---|
Progres Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Bandung Belum Ideal, Cakupan Layanan Diperluas |
![]() |
---|
Pemeriksaan Kesehatan Gratis di 52 Titik, Langkah BRI Peduli untuk Kualitas Hidup Lebih Baik |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.