Tata Cara Daftar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Kemenkes, Tak Perlu Punya BPJS, Bayi 2 Hari Bisa Ikut
Kemenkes akan mulai menjalankan program MCU atau Pemeriksaan Kesehatan Gratis saat ulang tahun pada Februari 2025.
Penulis: Rheina Sukmawati | Editor: Rheina Sukmawati
TRIBUNJABAR.ID - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan mulai menjalankan program medical check-up atau Pemeriksaan Kesehatan Gratis pada Februari 2025.
Aturan pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis ini tertuang dalam Keputusan menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/33/2025 yang berlaku mulai Selasa (21/1/2025).
Berdasarkan aturan tersebut, masyarakat bisa melakukan Pemeriksaan Kesehatan Gratis pada hari ulang tahun.
Selain itu, bayi yang baru lahir juga bisa ikut menjadi peserta program Pemerikasan Kesehatan Gratis setelah berusia dua hari.
Adapun, Pemeriksaan Kesehatan Gratis ini berlaku untuk seluruh masyarakat meskipun bukan peserta BPJS Kesehatan.
"Karena pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan program pemerintah untuk semua masyarakat Indonesia," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dikuti pdari menpan.go.id, Rabu (22/1/2024).
Lantas, bagaimana cara mendaftar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Kemenkes ini berdasarkan aturan yang berlaku?
Download SATUSEHAT Mobile
Baca juga: Dinkes Kota Bandung Waspadai Virus HMPV, Tunggu Instruksi Kemenkes Untuk Pencegahan
Pertama-tama, masyarakat harus mengunduh atau download aplikasi SATUSEHAT Mobile, lalu membuat akun untuk pendaftaran.
Berikut prosedur mendaftar Pemeriksaan Kesehatan Gratis melalui SATUSEHAT Mobile selengkapnya:
- Mengunduh aplikasi SSM Mengisi biodata diri
- Jika mengalami kesulitan lewat SSM, pendaftaran bisa dilakukan via WhatsApp di Chatbot Kemenkes 081278878812
- Balita dan anak prasekolah, lansia, penyandang disabilitas atau yang tidak dapat mendaftar secara mandiri didaftarkan oleh orangtua, wali, dan keluarga
- Bayi baru lahir didaftarkan oleh petugas kesehatan melalui website ASIK.
Datang ke FKTP
Setelah mendaftar melalui akun SATUSEHAT Mobile, masyarakat akan mendapatkan tiket pemeriksaan.
Tiket tersebut akan dikirim pada H-30, H-7, H-1, dan hari H ulang tahun.
Pada H-7, akan dikirim pula kuisoner skrining yang harus diisi secara mandiri.
Bagi lansia, disarankan datang dengan pendamping ke FKTP. Khusus peserta berusia 40 tahun ke atas, sebaiknya berpuasa sejak 8-10 jam sebelum pemeriksaan kesehatan.
| Nina Ibu Kandung Bayi yang Nyaris Tertukar Somasi RSHS Bandung, Minta Perawat Dipecat |
|
|---|
| Nina Saleha Bantah Penyataan Kemenkes, Sebut Tak Pernah Titipkan Bayi ke Perawat RSHS |
|
|---|
| Respons Nina Saleha Terhadap Pernyataan Kemenkes Terkait Bayinya Nyaris Tertukar di RSHS Bandung |
|
|---|
| Dirut RSHS Siap Dievaluasi Kemenkes: Imbas Kasus Bayi Nyaris Tertukar dan Viral di Media Sosial |
|
|---|
| Kuota 6 Rute Mudik Gratis 2026 Pemprov Jabar Masih Tersedia, Termasuk ke Tasik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Pemeriksaan-Kesehatan-Gratis-2.jpg)