Rabu, 15 April 2026

Berita Viral

Sosok Neni Herlina, Pegawai Dipecat Mendiktisaintek Satryo Brodjonegoro, Ternyata Punya Prestasi Ini

Inilah sosok Neni Herlina pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dipecat Mendiktisaintek Satryo Soemantri

Editor: Hilda Rubiah
TribunTrends.com | Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi | Tribunnews.com
Neni Herlina (kiri), pegawai Kemendiktisaintek ungkap pengakuan dipecat Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro (kanan) dengan cara tidak sesuai prosedur. 

TRIBUNJABAR.ID - Sosok Neni Herlina pegawai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) tengah viral menjadi sorotan publik.

Ia mengungkap keluhannya karena mendadak dipecat Mendiktisaintek Satryo Soemantri Brodjonegoro.

Kini, Neni Herlina menuntut perlakuan Mendiktisaintek itu karena aksi pemecatan dialaminya tak sesuai prosedur.

Neni Herlina pun mengungkap masalah dipicu permintaan ganti meja kerja di ruangan Satryo Soemantri Brodjonegoro.

Baca juga: Sosok Satryo Soemantri Menteri Pendidikan Tinggi yang Didemo ASN, Punya Harta Kekayaan Rp46 Miliar

Sejak saat itulah, Neni merasa dirinya seperti ditandai oleh Satryo Soemantri Brodjonegoro.

"Saya sih sepertinya sudah ditandain, ketika pertama kali masalah meja itu. Meja itu ada di ruang beliau, sebenarnya minta ganti saja. Sejak itu, saya dipanggil. Dibilang, kamu sekali lagi melakukan kesalahan, saya pecat kamu," ungkap Neni di sela-sela demonstrasi di kantor Kemendiktisaintek, Senin (20/1/2025).

Dirinya mengungkapkan permintaan pergantian meja itu datang dari istri Satryo.

Permintaan itu, kata Neni, disampaikan saat Satryo resmi dilantik sebagai Mendiktisaintek.

"Waktu itu permintaan mengganti meja itu dari istrinya sih. Karena waktu itu ke kantor, habis pelantikan beres-beres," tutur Neni.

Neni mengaku dimarahi oleh Satryo perihal penggantian meja tersebut.

Bahkan, Neni mengungkapkan Satryo memintanya pindah ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

"Ya saya disuruh ke Dikdasmen pokoknya, keluar ke Dikdasmen. Bawa barang-barang kamu," ungkap Neni.

Pemecatan itu, kata Neni, bahkan diungkapkan oleh Satryo di depan para staf Kemendiktisaintek dan magang.

"Cuma maksudnya sudah keterlaluan saja di depan anak magang, di depan staf-staf saya," ucapnya.

Dirinya berharap aksi dari Paguyuban Pegawai Dikti hari ini dapat mencegah kasus serupa yang terjadi kembali ke pegawai lain.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved