Sabtu, 30 Mei 2026

Kemlu Tangani Kasus Eks Anggota DPRD Indramayu yang Disekap di Myanmar: Ada 80 Kasus Serupa

Dalam laporan resminya, Kemlu menyebutkan bahwa Robiin berada di daerah Hpa Lu, Myawaddy, area terpencil di medan konflik.

Tayang:
Tangkapan Layar
Empat WNI yang meminta tolong kepada Presiden Prabowo Subianto karena disekap di Myanmar. Satu di antaranya adalah mantan anggota DPRD Indramayu, Robiin. 

Kondisi ini semakin mencuat setelah pada Oktober 2024 lalu, ia sempat mengirim pesan meminta pertolongan kepada rekan sesama mantan anggota DPRD Indramayu untuk membantu memulangkannya.

Yuli Asmi, istri Robiin, membenarkan bahwa salah satu dari empat orang yang ada dalam video viral itu adalah suaminya.

Ia menjelaskan bahwa video tersebut sebenarnya direkam sekitar tiga bulan lalu dengan tujuan untuk dokumentasi pelaporan kepada pemerintah. Namun, video itu justru viral tanpa sepengetahuan mereka.

“Dan ini tidak disengaja. Ya mungkin ada kebocoran atau gimana lah saya juga kurang tahu. Tapi mungkin ini bisa jadi jalan Allah supaya bisa balikin mereka,” ujar Yuli saat dikonfirmasi lewat sambungan telepon, Jumat (17/1/2025).

Ia mengaku khawatir apabila viralnya video itu diketahui oleh pihak perusahaan yang menyekap suaminya.

“Video itu cukup mengkhawatirkan buat mereka karena kalau perusahaan tahu ya mereka akan habis,” tambahnya.

Yuli juga mengungkapkan bahwa Robiin sempat menghubunginya sekitar dua minggu lalu.

Dalam pembicaraan itu, Robiin menanyakan kabar keluarga di Indramayu serta perkembangan upaya pemulangannya bersama WNI lainnya.

Ia mengaku terus berusaha menghubungi berbagai pihak, termasuk KBRI Yangon. Dari pihak KBRI, Robiin diminta untuk menghubungi hotline mereka dan mengirimkan dokumen yang diperlukan, seperti paspor dan lokasi terkini.

Meski berbagai upaya telah dilakukan, Yuli menyatakan bahwa hingga kini belum ada perwakilan dari KBRI yang datang langsung ke lokasi tempat suaminya disekap.

“Cuma sampai sekarang belum ada utusan KBRI atau KBRInya langsung ke company,” ungkapnya.

Ia berharap pemerintah dapat segera memulangkan Robiin dan para WNI lainnya. Di tengah kekhawatiran akan keselamatan suaminya, Yuli tetap optimis bahwa kasus ini dapat menjadi perhatian serius pemerintah. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved