Senin, 27 April 2026

Makan Bergizi Gratis

Program MBG di Pangandaran, Bupati Jeje Akan Pantau Terus, yag Tak Suka Menu Nasi Bakal Didata

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menegaskan, Pemda Kabupaten Pangandaran akan serius memantau pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG.

Penulis: Padna | Editor: Januar Pribadi Hamel
Tribun Jabar/Padna
Suasana saat Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata memantau pelaksanaan program MBG di SD Negeri 1 Babakan, Pangandaran. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menegaskan, Pemda Kabupaten Pangandaran akan serius memantau pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG) di setiap sekolah.

"Kita akan pantau terus dan berkoordinasi. Makan Bergizi Gratis ini program yang bagus," ujar Jeje kepada sejumlah wartawan di SD Negeri 1 Babakan, Senin (13/1/2025) siang. 

Jadi, Pemda juga harus men-support atau membantu untuk bagaimana pelaksanaan program ini berjalan dengan baik di Kabupaten Pangandaran.

"Kita, harus dorong betul. Makanya, saya bersama Dinas terkait akan terus memantau terkait bagaimana pelaksanaan program MBG ini," katanya.

Selain sekolah yang merupakan penerima manfaat dari program MBG itu, pihaknya juga akan memantau ke lokasi dapur pelayanan. 

"Kebetulan dapur pelayanan MBG di Kabupaten Pangandaran baru ada dua yaitu di Pangandaran dan Cijulang," ucap Jeje.

Baca juga: 18 Sekolah di Kabupaten Tasikmalaya Dapat Jatah Makan Bergizi Gratis, Danramil: Pelaksanaan 2 Shift

Sementara menanggapi siswa atau pelajar yang tidak menyukai menu nasi, itu nanti bisa didata oleh pihak sekolah. 

"Sehingga, nanti bisa menjadi masukkan ke dapur. Dan itu bisa diganti kentang atau menu makanan lainnya," ujarnya.

Kepala SMA Negeri 1 Pangandaran, Sukirman menyebut, program makan bergizi gratis ini manfaatnya cukup besar sekali terhadap peserta didik.

"Terutama, bagi anak-anak yang tidak mampu. Program ini akan sangat menolong terhadap siswa tersebut," kata dia.

Seperti di sekolah tempat kerjanya, ada sekitar 20 persen anak pelajar yang tidak mampu atau berekonomi rendah. "Tentu, adanya makan bergizi gratis ini sangat membantu," ujarnya. *

Artikel TribunJabar.id lainnya bisa disimak di GoogleNews.

IKUTI CHANNEL WhatsApp TribunJabar.id untuk mendapatkan berita-berita terkini via WA: KLIK DI SINI

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved