Hujan Deras dan Angin Kencang di Lakbok Ciamis Dua Rumah Warga Rusak
Dua rumah yang terdampak adalah milik Nurhabib (58) di RT 011 RW 003, dan Masngudin (74) di RT 012 RW 003, Dusun Citamiang.
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Dusun Citamiang, Desa Cintaratu, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, pada Sabtu (11/1/2025).
Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 15.45 WIB hingga 16.47 WIB, mengakibatkan kerusakan di dua rumah milik warga.
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material ditaksir mencapai Rp 6 juta.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, hujan lebat dan angin kencang merupakan fenomena yang kerap terjadi di musim penghujan.
"Kami telah menerima laporan dari Pemerintah Kecamatan Lakbok terkait peristiwa ini. Tim kami segera berkoordinasi dengan pemerintah desa, Babinkamtibmas, Babinsa, dan relawan setempat untuk melakukan penanganan awal," ujarnya.
Berdasarkan laporan yang diterima, hujan deras mulai mengguyur wilayah tersebut sekitar pukul 15.45 WIB.
Angin kencang yang menyertainya mengakibatkan sebagian atap rumah warga rusak.
Dua rumah yang terdampak adalah milik Nurhabib (58) di RT 011 RW 003, dan Masngudin (74) di RT 012 RW 003, Dusun Citamiang.
Keduanya mengalami kerusakan pada bagian atap rumah, dengan nilai kerugian masing-masing sebesar Rp 3 juta.
Ani Supiani menjelaskan, setelah kejadian, masyarakat setempat bersama aparat desa, Babinkamtibmas, Babinsa, dan Tim Tagana Lakbok bergerak cepat menyingkirkan puing-puing dan mengevakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan.
"Langkah tanggap darurat sudah dilakukan. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kami tetap fokus pada pemulihan kondisi warga terdampak," tambahnya.
Saat ini, BPBD Ciamis tengah menyiapkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga terdampak, termasuk sembako, terpal, asbes, genteng, bambu, kayu, dan paku.
"Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan bantuan segera tiba di lokasi," kata Ani Supiani.
Ani Supiani juga mengapresiasi kesiapsiagaan masyarakat dan aparat desa dalam menghadapi bencana ini.
"Kolaborasi yang baik antara masyarakat, pemerintah desa, dan aparat sangat membantu dalam penanganan awal. Ini menjadi contoh positif bahwa kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam menghadapi bencana," jelasnya.
Lebih lanjut, Ani mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama musim penghujan.
"Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika ada tanda-tanda bencana, seperti angin kencang, tanah longsor, atau banjir. BPBD Ciamis siap merespons dengan cepat demi keselamatan warga," tegasnya.
Dengan langkah cepat dari BPBD Ciamis dan berbagai pihak yang terlibat, diharapkan kondisi warga terdampak dapat segera pulih.
(Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini)
| Penipuan Dana Hibah Pesantren Rp 33 Miliar di Ciamis Dibongkar, Skenario Tokoh Agama hingga Begal |
|
|---|
| Luapan Sungai Rendam Dayeuhkolot, Kawasan Permukiman dan Akses Jalan Kembali Tersendat |
|
|---|
| Nobar Persib Bandung di Ciamis Dipusatkan di GGT, Bobotoh Diminta Tak Konvoi Berlebihan |
|
|---|
| Kematian Janggal di Jembatan Cirahong, Pemilik Warung Ungkap Ciri-ciri Korban, Diduga Akhiri Hidup |
|
|---|
| Jadi Sekolah Maung, SMAN 1 Ciamis Siapkan Kurikulum Spesialisasi, SPMB Dibuka 4 Hari Lagi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Dua-rumah-yang-terdampak-hujan-deras-disertai-angin.jpg)