Breaking News
Senin, 27 April 2026

Toni Wijaya Minta Farhan-Erwin Harus Someah Setelah Dilantik: Perhatikan MBG dan Tebus Ijazah

Menurut Toni, selain harus ramah, tentunya silaturahmi dan komunikasi harus dijalin dengan seluruh pihak termasuk dengan legislatif dan yudikatif.

Penulis: Tiah SM | Editor: Kemal Setia Permana
Tribun Jabar
Ketua DPC Partai Gerindra Toni Wijaya 

Toni merasa prihatin masih ada ribuan ijazah yang ditahan di Kota Bandung, ujung ujungnya melapor ke kantor DPC Gerindra meminta diambilkan.

"Setiap minggu pasti ada yang melapor dan alhamdulillah setelah difasilitasi ada sekolah yang menyerahkan tanpa bayar namun sebagian tetap harus bayar," ujarnya.

Sebagai wakil rakyat, Toni tidak bisa menolak warga yang mengadu terkait ijazah ditahan pihak sekolah. 

"Warga yang mengadu dari berbagai lapisan masyarakat harus diterima dan dibantu walau beda partai, kami tak pernah membedakan ĺatar belakang," ujar Toni.

Toni juga merasa heran  dana untuk menebus ijazah selalu dianggarkan tapi masih saja terjadi ijazah ditahan

Tunggakan yang para orangtua yang ijazah anaknya ditahan mulai Rp2 juta sampai Rp 30 juta.

Baginya, tak ada alasan bagi Dinas Pendidikan lepas tangan jika ada pelajar SMA ditahan ijazah hanya karena SMA merupakan wewenang provinsi. 

"Walaupun SMA dikelola provinsi tapi siswanya warga Kota Bandung, jadi Pemkot Bandung memiliki kewajiban membantu, koordinasi dengan provinsi," ujar Toni. (*)

 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved