Shin Tae-yong Dipecat, Eric Thohir Sebut Bukan karena Tekanan Mafia Bola dan Exco, Soroti Komunikasi

Erick Thohir menjelaskan bahwa timnas Indonesia butuh sosok baru yang memiliki strategi lebih baik.

ALFARIZY/TRIBUNNEWS
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Minggu (17/11/2024). (Tribunnews/Alfarizy) 

TRIBUNJABAR.ID - Pemberhentian Shin Tae-yong dari kursi kepelatihan Timnas Indonesia jadi sorotan.

Pasalnya, tak hanya berhasil mendulang sejumlah prestasi, Shin Tae-yong pun masih memiliki kontrak dengan PSSI hingga 2027.

Keputusan memberhentikan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia diumumkan langsung Ketua PSSI Erick Thohir.

Pengumuman tersebut disampaikan Erick Thohir pada Senin (6/1/2025).

Baca juga: Kritik Gelandang Persib Marc Klok Soal Shin Tae-yong saat di Timnas Indonesia, Sisi Kelam Pelatih

Kini, Erick Thohir pun membantah pemecatan Shin Tae-yong tersebut karena tekanan dari mafia bola dan Executive Committee (Exco).

Erick Thohir membantah bahwa alasan di balik pemecatan Shin Tae-yong karena tekanan dari mafia bola dan Exco PSSI.

"Saya rasa semua tidak benar karena kalian tahu saya ini pemimpin yang tidak bisa ditekan-tekan, bagamana PSSI bersama liga melakukan perbaikan match fixing, itu tekanannya jauh lebih berat," kata Erick Thohir.

"Saya rasa sekarang Liga 1 berjalan baik, yang alarm-nya bunyi masih di Liga 2.

"Yang kita perbaiki di Liga 1 itu dengan adanya VAR, pelatih yang bisa dipercaya. Liga 2 akan menyusul," ujar menteri BUMN itu.

Sekali lagi ia menegaskan bahwa diri tidak bisa ditekan oleh pihak manapun.

"Jadi saya rasa, saya bukan tipe pimpinan yang bsia ditekan-tekan, saya yakin apa yang kita lakukan semua untuk kebaikan," kata Erick Thohir.

"Intinya kita harus kerja keras, tidak bisa cuma terima keadaan dan mengharapkan hasilnya bagus," ujarnya.

Baca juga: Daftar 4 Pelatih Timnas yang Dipecat PSSI saat Sedang Bersinar, Shin Tae-yong Bukan Korban Pertama

Sebelumnya, Erick Thohir menjelaskan bahwa timnas Indonesia butuh sosok baru yang memiliki strategi lebih baik.

"Tentu dinamika di timnas perlu jadi perhatian khusus oleh kami dalam evaluasi."

"Kita melihat perlu ada pimpinan yang bisa lebih menerapkan strategi yang tentu disepakati oleh para pemain."

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved