Lantai Keramik PAUD di Sukabumi Ambles, Dua Motor Ikut Terperosok
Peristiwa terjadi diduga akibat adanya kekosongan tanah di bawah lantai keramik ruangan PAUD tersebut.
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Muhamad Syarif Abdussalam
Laporan Kontributor Tribunjabar.id M Rizal Jalaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Lantai keramik ruangan kelas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Yayasan Nurul Quran di Kampung Simpenan RT 03 RW 12, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, tiba-tiba ambles.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman, mengatakan, peristiwa terjadi sekira pukul 09.00 WIB, Senin (6/1/2025).
Peristiwa terjadi diduga akibat adanya kekosongan tanah di bawah lantai keramik ruangan PAUD tersebut.
"Iya tidak ada angin tidak ada hujan lantai keramik PAUD itu ambles. Penyebab kejadian ini diperkirakan akibat adanya kekosongan tanah di bawah bangunan atau tanah timbunan," kata Dendi saat dihubungi Tribun.
Dendi menjelaskan, lantai keramik yang ambles berdiamater 1,5 meter persegi. Dalam kejadian itu, dua unit sepeda motor yang berada di dalam ruangan kelas ikut terperosok terbawa amblesan tanah.
"Kebetulan yang punya yayasan tinggal di sana, jadi ada dua sepeda motor kalau malam suka disimpan di dalam ruangan itu. Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini, pada saat kejadian ini posisi ruangan kelas kosong dan untuk jadwal sekolah normalnya di sore hari," ucap Dendi.
Dalam video viral, terlihat dua sepeda motor ikut terperosok pada bagian belakang sepeda motor. Dua sepeda motor matic warna hitam dan putih nampak terperosok terbawa amblasan tanah.
"Taksiran kerugian material kurang lebih Rp 5 juta, untuk proses belajar siswa terganggu. Tadi kami bersama Forkopimcam, langsung bersama pak Camat sudah meninjau ke lokasi membawa bantuan. Sekarang warga juga bergotong royong untuk proses perbaikannya menutup lantai yang amblas," kata Dandi.* (M Rizal Jalaludin)
| Dedi Mulyadi Bikin Bayar Pajak Kendaraan Lebih Gampang, Samsat di Sukabumi Masih Terlihat Sepi |
|
|---|
| Ambulans Adu Banteng dengan Pikap di Sukabumi gara-gara Pemotor Lawan Arah, 3 Luka |
|
|---|
| Bupati Minta Pelajar Peraih Beasiswa Darmabaktikan Ilmu Untuk Kemajuan Sukabumi |
|
|---|
| Bocah di Sukabumi Tewas di Parit, Diduga Terpeleset dan Terseret Arus saat Hujan Deras |
|
|---|
| Protes gara-gara Kerap Terjadi Kecelakaan, Warga Sukabumi Tanam Talas di Jalan Rusak |
|
|---|
