Breaking News
Kamis, 7 Mei 2026

Protes gara-gara Kerap Terjadi Kecelakaan, Warga Sukabumi Tanam Talas di Jalan Rusak

Kondisi jalan rusak itu pun kerap memakan korban jiwa, pengendara terutama pemotor kerap ada yang terjatuh di jalan rusak tersebut.

Tayang:
Istimewa/Dok Afnan
TANAM TALAS - Warga saat tanam pohon talas di jalan berlubang penghubung Desa Tenjojaya dengan Desa Sekarwangi, Kabupaten Sukabumi, kondisi jalan rusak itu kerap memakan korban kecelakaan. 
Ringkasan Berita:
  • Jalan penghubung Desa Tenjojaya–Sekarwangi di Kampung Kebon Bolo, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, rusak parah dengan kondisi berlubang dan berbatu.
  • Jalan kabupaten tersebut sering memakan korban, terutama pengendara motor yang kerap terjatuh; pagi tadi tercatat tiga orang jatuh di lokasi.
  • Warga menanam pohon talas di lubang jalan sebagai tanda bahaya sekaligus bentuk protes agar segera diperbaiki.
  • Upaya tambal sulam dengan tanah dan batu sudah dilakukan warga, namun selalu terkikis air hujan.

Laporan Kontributor Tribunjabar.id M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Jalan penghubung antara Desa Tenjojaya dengan Desa Sekarwangi di Kampung Kebon Bolo RT 02 RW 10, Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, rusak parah.

Jalan berlubang dan berbatu akibat aspal yang sudah rusak. Informasi diperoleh, jalan tersebut merupakan jalan kabupaten.

Kondisi jalan rusak itu pun kerap memakan korban jiwa, pengendara terutama pemotor kerap ada yang terjatuh di jalan rusak tersebut.

Tadi pagi, informasi dari warga sekitar terdapat 3 orang pengendara sepeda motor yang terjatuh di lokasi tersebut.

Warga yang memprotes kondisi jalan rusak itu pun menanam pohon talas di jalan yang berlubang. Pohon talas itu pun menjadi tanda bahaya kondisi jalan berlubang cukup lebar.

Baca juga: Dedi Mulyadi Skakmat Netizen Nyinyir Sebut Masih Banyak Jalan Rusak di Jawa Barat

‎"Tadi pagi ada tiga orang yang jatuh. Ditanami pohon supaya jadi tanda untuk pengendara lain agar hati-hati, sama bentuk protes juga agar segera diperbaiki," ujar seorang warga, Afnan, Senin (6/4/2026).

Afnan menjelaskan, warga selalu menambal sulam jalan rusak dan berlubang dengan material tanah dan batu. Namun, kembali hilang karena terkikis oleh air hujan.

"Material yang ditutup warga selalu habis terbawa air. Harapan kami jalan ini bisa bagus dan tidak makan korban lagi," ucap Afnan.*

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved